Surat Ali Imran Ayat 59 Mengupas Kerasulan Nabi Isa

Senin, 27 Desember 2021 - 20:52 WIB
Baca juga: Nabi Isa dan Burung yang Terbuat dari Tanah Liat Bisa Terbang

Kedudukan Nabi Isa

Kaum Yahudi salah di dalam memahami hakikat kedudukan Nabi Isa as. Mereka tidak menerima kerasulan Nabi Isa dan bahkan mengklaim Siti Maryam, ibunda Nabi Isa telah berbuat zina.

Quraish Shihab dalam Tafsir Misbah mengatakan kesalahan kaum Yahudi dipengaruhi oleh sifat materialistik dan kecenderungan mereka memahami segala sesuatu terjadi melalui proses sebab-akibat. Akibatnya mereka buta bahwa Allah di samping menurunkan hal-hal yang rasional dan irasional, juga menurunkan hal yang suprarasional. Hal itu Allah tunjukkan dengan lahirnya Nabi Isa yang tanpa ayah yang menyalahi hukum alam.

Ironisnya, bukan hanya kaum Yahudi yang salah memahami hakikat kedudukan Nabi Isa, orang-orang yang mengaku pengikut Isa pun salah juga dalam memahaminya.

Orang-orang dengan pemahaman demikian muncul setelah 200 tahun setelah pengikut setia Isa melaksanakan ajaran nabinya secara sembunyi-sembunyi karena takut kepada siksaan penguasa Bani Israil kala itu. Dan biang munculnya pemahaman keliru ini adalah akibat dari sikap yang terlalu fanatik.

Bahwa Nabi Isa yang lahir tanpa ayah mereka pahami akan sebuah keajaiban dan sebuah keistimewaan. Anak yang lahir tanpa ayah berarti tuhanlah ayahnya. Rasa bangga dan pemujaan yang tinggi menyebabkan mereka meyakini bahwa Nabi Isa adalah Tuhan itu sendiri. Nabi Isa adalah transformasi dari kalam tuhan yang berwujud manusia. Sampai kemudian Al-Qur'an mengoreksi keyakinan seperti itu.

Baca juga: Kisah Nabi Isa Menghidupkan Kembali Putra Nabi Nuh
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!