Ini yang Dilakukan Umar bin Khattab ketika Mendapati Istri Prajurit Muslim Kesepian

Senin, 24 Januari 2022 - 16:12 WIB
Suami Istri: Imam al-Ghazali berkata, sepatutnya suami menjimak istrinya pada setiap 4 malam satu kali. (Foto/Ilustrasi: Ist)
Suatu ketika Umar bin Khattab meronda di Kota Madinah. Beliau melewati halaman rumah seorang perempuan yang sedang bersenandung pilu:

"Malam itu begitu panjang dan tepi langit begitu hitam.

Sudah lama aku tiada kawan untuk bersendau gurau.

Demi Allah, kalaulah bukan karena takut kepada Allah tentu kaki-kaki tempat tidur itu sudah bergoyang-goyang.

Tetapi, oh Tuhanku! Rasa malu cukup menahan diriku. Namun suamiku sungguh lebih mengutamakan mengendarai ontanya.”

Baca juga: Asal Usul Sunnah Rasul di Hari Jumat dan Hari-Hari Ketika Jimak Menjadi Makruh

Khalifah Umar lalu menanyakan tentang perempuan ini. Lalu, ada orang yang menceritakan keadaannya kepada Umar. "Dia perempuan seorang diri. Suaminya telah pergi berperang di jalan Allah." Selanjutnya Umarpun mengirim surat kepada suami perempuan yang kesepian itu agar segera pulang.

Khalifah Umar lalu mendatangi putrinya, Hafshah , dan bertanya: “Wahai putriku, berapa lamakah seorang perempuan ditinggal lama oleh suaminya?”

Hafshah menjawab “Subhanallah! Orang seperti ayah bertanya masalah ini kepada orang seperti aku?”

”Seandainya aku tidak ingin memperhatikan kepentingan kaum muslimin niscaya aku tidak akan bertanya hal ini kepadamu," ujar Umar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!