Kasih Sayang dalam Keluarga, Rasakan Efek Dahsyatnya
Sabtu, 19 Maret 2022 - 05:03 WIB
"Allah tidak melihat mereka] maksudnya Allah tidak memberikan kasih sayang berupa kebaikan kepada mereka, dan mereka mendapat murka dari Allah" (Tafsir Ath Thabari).
Ulama salaf As Sam'ani juga menjelaskan:
"[Allah tidak memandang mereka di hari kiamat] maknanya Allah tidak memandang mereka dengan pandangan rahmah" (Tafsir As Sam'ani).
Maka bagi para istri hendaknya bersyukur dengan apa yang diberikan suami dan tidak banyak menuntut serta merasa cukup dengan rezeki Allah yang diberikan melalui suaminya.
Agar mendapatkan istri yang pandai bersyukur itulah, setiap suami harus berusaha memilih istri yang baik akhlaknya. Pilihlah istri, yang menyayangi kedua orangtua suami apa adanya bukan ada apanya. Menyayangi mereka sama seperti dia menyayangi kedua orangtua nya.
Istri yang baik juga akan berupaya menjadikan suaminya pemimpin bagi dirinya. Bukan hanya di depan kedua orangtua suami saja, tetapi di depan kedua orangtuanya sendirk, keluarganya dan anak-anaknya.
Dan bagi perempuan, hendaklah memilih suami yang sudah paham betul agamanya terutama tentang bertauhid dan kehidupan rumah tangga. Agar nanti dia siap betul membimbing Istri dengan hati-hati.
Pilihlah suami yang baik dalam mengajarkan akhlak mulia, kehidupan rumah tangga, menasihati agama, dan lainnya. Bukan yang kasar pada istri, congkak hanya karena perempuan hanyalah seorang istri. Tapi suami pun harus tau betapa mulianya seorang istri.
Pilihlah suami, yang dia lebih memikirkan utamanya kebahagiaan istri, yang bisa menjalin kedekatan dan harmonis kepada istri. Pilihlah suami, yang terlihat memang layak jadi pemimpin keluarga.
Ulama salaf As Sam'ani juga menjelaskan:
{وَلَا ينظر إِلَيْهِم يَوْم الْقِيَامَة} يَعْنِي: لَا ينظر إِلَيْهِم بِالرَّحْمَةِ
"[Allah tidak memandang mereka di hari kiamat] maknanya Allah tidak memandang mereka dengan pandangan rahmah" (Tafsir As Sam'ani).
Maka bagi para istri hendaknya bersyukur dengan apa yang diberikan suami dan tidak banyak menuntut serta merasa cukup dengan rezeki Allah yang diberikan melalui suaminya.
Agar mendapatkan istri yang pandai bersyukur itulah, setiap suami harus berusaha memilih istri yang baik akhlaknya. Pilihlah istri, yang menyayangi kedua orangtua suami apa adanya bukan ada apanya. Menyayangi mereka sama seperti dia menyayangi kedua orangtua nya.
Istri yang baik juga akan berupaya menjadikan suaminya pemimpin bagi dirinya. Bukan hanya di depan kedua orangtua suami saja, tetapi di depan kedua orangtuanya sendirk, keluarganya dan anak-anaknya.
Dan bagi perempuan, hendaklah memilih suami yang sudah paham betul agamanya terutama tentang bertauhid dan kehidupan rumah tangga. Agar nanti dia siap betul membimbing Istri dengan hati-hati.
Pilihlah suami yang baik dalam mengajarkan akhlak mulia, kehidupan rumah tangga, menasihati agama, dan lainnya. Bukan yang kasar pada istri, congkak hanya karena perempuan hanyalah seorang istri. Tapi suami pun harus tau betapa mulianya seorang istri.
Pilihlah suami, yang dia lebih memikirkan utamanya kebahagiaan istri, yang bisa menjalin kedekatan dan harmonis kepada istri. Pilihlah suami, yang terlihat memang layak jadi pemimpin keluarga.
Lihat Juga :