Membiasakan Diri Memberi Contoh Akhlak Mulia pada Anak Sejak Dini
Rabu, 23 Maret 2022 - 08:15 WIB
عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلى الله عَليه وسَلم قَالَ لَيْسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ لَمْ يُجِلَّ كَبِيرَنَا وَيَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيَعْرِفْ لِعَالِمِنَا حَقَّهُ
Dari Ubadah bin As-Shamit bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak termasuk umatku, orang yang tidak menghormati yang lebih tua, tidak mengasihi yang lebih muda, dan tidak pula mengerti hak seorang yang alim.” (H.R. Ahmad)
Kedua orang tua juga seharusnya memperhatikan kesehatan anak dan gizi makanannya. Sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat. Pembiasaan mau bercerita dan bertanya juga penting, agar orang tua dapat mengetahui apa yang sedang dirasakan anak-anak. Mereka pun dapat terbuka dan komunikasi dapat terjalin dengan baik antara orang tua dan anak.
Akhlak terhadap diri anak-anak sendiri juga dapat dibiasakan sejak dini. Seperti membiasakan anak untuk tidur lebih cepat, bangun cepat, olahraga agar badannya kuat, pembiasaan aktif, dan tidak malas. Pembiasaan lainnya adalah akhlak saat makan dan minum. Hendaknya para orang tua atau wali mengajarkan adabnya. Yaitu mencuci tangan sebelum makan dan setelahnya, membaca basmalah dan doa ketika hendak memulai makan dan minum, menggunakan tangan kanan, mengucapkan hamdalah setelah selesai, mengunyah dengan baik, dan tidak bernafas di dalam tempat air minum.
Pengajaran dan pendidikan tersebut kebanyakan dilakukan di rumah. Sementara itu, hal yang perlu diperhatikan orang tua juga adalah memilih sekolah atau guru yang baik untuk anak-anaknya. Dengan demikian pembiasaan akhlak yang mulia di rumah dan di sekolah itu dapat menjadi bekal mereka di masyarakat dan di kehidupan mereka.
Baca juga: Fenomena Anak Durhaka, Orang Tua harus Bermuhasabah Diri
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :