Kisah Hijrah Perempuan Pengguna Narkoba, Tobat hingga Akhirnya Mahir Baca Al-Quran
Kamis, 07 April 2022 - 09:57 WIB
"Selama di sini saya bisa belajar Al-Quran, belajar mengaji, dan saya mengikuti kegiatan tadarus ini untuk menghilangkan jenuh, menambah ilmu. Terus biar tidak sia-sia belajar saya di sini dan hati juga bisa tenang," tambahnya.
Indah mengisahkan, awal mula belajar mengaji mulai nol dengan buku Iqra di tahun 2017 hingga akhirnya lancar pada 2019. Tekad untuk berubah dan bertaubat membawanya menjadi salah satu peserta yang diwisuda membaca Al-Quran dengan metode Ummi.
Dari prosesnya belajar hingga wisuda inilah Indah mulai mengenal beberapa bacaan mahrajal huruf, hingga tajwid di setiap ayat-ayat suci umat Islam itu.
Kini Indah dan warga binaan lain kian mempertebal keimanan di bulan Ramadan 1443 Hijriah ini. Penambahan waktu membaca atau tadarus Al-Quran dalam sehari, menjadi salah satu yang diinisiasi para warga binaan.
"Karena kalau musim Ramadan, di dalam ini tidak ada kegiatan seperti pondok pesantren jamnya dikurangi. Daripada di dalam blok tidak ada pekerjaan, kita gunakan mengaji," ungkapnya.
Indah berharap, dengan ilmu-ilmu yang didapatnya di dalam Lapas ia bisa memanfaatkan dan mengamalkannya di luar saat berinteraksi dengan masyarakat. Salah satunya dengan menjadi guru mengaji dan menularkan ilmu pengalamannya selama belajar mengaji dari nol tidak bisa hingga menjadi orang yang mahir membaca dengan tajwid dan mahrajal hurufnya.
"Saya ingin ngajar di TPQ-TPQ di rumah. Sudah banyak pembekalan yang diberikan di sini," tandasnya.
(tsa)
Lihat Juga :