5 Doa Pendek yang Wajib Dihafal Selama Ramadhan

Kamis, 07 April 2022 - 13:30 WIB
Setidaknya ada 5 bacaan penting yang hendaknya dihafalkan untuk diamalkan di bulan Ramadhan ini. Footo ilustrasi/ist
Setidaknya ada 5 bacaan atau doa penting yang hendaknya dihafalkan untuk diamalkan di bulan Ramadhan ini. Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal Hafidzhahulloh, telah merangkum bacaan yang penting dibaca sehari hari selama Ramadhan ini. Bacaan dan doa tersebut, yakni:

1. Doa Bakda Sholat Witir

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ


“SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS”

Artinya:" Maha Suci Allah Yang Maha Merajai, lagi suci dari berbagai kejelekan". (dibaca tiga kali).



رَبِّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوحِ


“ROBBIL MALAIKATI WAR RUUH”

(Artinya: Allah itu Rabb malaikat dan Ruh—yaitu Jibril-).

“ALLOHUMMA INNII A’UUDZU BI RIDHOOKA MIN SAKHOTIK WA BI MU’AFAATIKA MIN ‘UQUUBATIK, WA A’UDZU BIKA MINKA LAA UH-SHI TSANAA-AN ‘ALAIK, ANTA KAMAA ATSNAITA ‘ALA NAFSIK”

Artinya: Ya Allah, aku berlindung dengan keridaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dengan pemaafan-Mu dari hukuman-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri).

2. Doa pada Malam Lailatul Qadar (Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan)

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى


“ALLOHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ANNI”

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku."

3. Doa Bakda Shalat Dhuha

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ


“ALLOHUMMAGH-FIR-LII WA TUB ‘ALAYYA, INNAKA ANTAT TAWWAABUR ROHIIM”

Artinya: Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang"(dibaca seratus kali).

4. Doa Ketika Berbuka Puasa
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Yang pertama kali yang dihisab (dihitung) dari perbuatan seorang hamba pada hari Kiamat adalah shalatnya. Jika sempurna ia beruntung dan jika tidak sempurna, maka Allah Azza wa Jalla berfirman, Lihatlah apakah hamba-Ku mempunyai amalan shalat sunnah? Bila didapati ia memiliki amalan shalat sunnah, maka Dia berfirman Lengkapilah shalat wajibnya yang kurang dengan shalat sunnahnya

(HR. Nasa'i No. 463)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More