Tabdzir dan Isrof, Sikap Tercela yang Harus Dijauhi Muslimah
Jum'at, 19 Juni 2020 - 08:30 WIB
Israf diartikan sebagai sikap yang hanya menuruti apa yang diinginkan oleh hati, berlebih-lebihan, hingga melampaui batas dalam hal harta maupun ibadah. Sikap israf biasanya menghinggapi orang-orang yang tidak pernah ikhlas dan mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan. (Baca juga : Wahai Muslimah, Perhatikan dengan Siapa Kamu Berteman! )
Dari Mu'adz bin Anas diriwayatkan bahwa ia berkata: Rasulullah bersabda :
"Barang siapa meninggalkan pakaian (mewah) karena tawadhu kepada Allah, padahal ia mampu untuk membelinya, maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat nanti di hadapan seluruh mahluk. Bahkan ia disuruh memilih perhiasan iman mana pun yang ingin dikenakannya".
Karena itu, israf dan tabdzir termasuk akhlak tercela yang harus dihindari para muslimah. Alasannya, kedua perbuatan tersebut dapat menimbulkan bahaya bagi diri sendiri dan juga orang lain. Seperti di antaranya :
1. Tidak peka dengan lingkungan sekitar. Hal ini terjadi ketika seorang muslim atau muslimah berlebih-lebihan dalam hal harta. Misalnya, membeli makanan yang mahal padahal orang-orang di sekitarnya belum tentu mampu membeli makanan yang murah sekalipun.
2. Membuat seseorang menjadi suka pamer dan sombong.
3. Menghalalkan segala macam cara untuk memperoleh harta tanpa mengindahkan syariat agama.
4. Menghancurkan diri sendiri karena hilangnya kendali diri dan kendali sosial.
5. Tidak bermanfaatnya harta yang dimiliki karena tidak diridhai Allah
Wallahu A'lam
Dari Mu'adz bin Anas diriwayatkan bahwa ia berkata: Rasulullah bersabda :
"Barang siapa meninggalkan pakaian (mewah) karena tawadhu kepada Allah, padahal ia mampu untuk membelinya, maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat nanti di hadapan seluruh mahluk. Bahkan ia disuruh memilih perhiasan iman mana pun yang ingin dikenakannya".
Karena itu, israf dan tabdzir termasuk akhlak tercela yang harus dihindari para muslimah. Alasannya, kedua perbuatan tersebut dapat menimbulkan bahaya bagi diri sendiri dan juga orang lain. Seperti di antaranya :
1. Tidak peka dengan lingkungan sekitar. Hal ini terjadi ketika seorang muslim atau muslimah berlebih-lebihan dalam hal harta. Misalnya, membeli makanan yang mahal padahal orang-orang di sekitarnya belum tentu mampu membeli makanan yang murah sekalipun.
2. Membuat seseorang menjadi suka pamer dan sombong.
3. Menghalalkan segala macam cara untuk memperoleh harta tanpa mengindahkan syariat agama.
4. Menghancurkan diri sendiri karena hilangnya kendali diri dan kendali sosial.
5. Tidak bermanfaatnya harta yang dimiliki karena tidak diridhai Allah
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :