Makna Kesempurnaan Puasa Menurut Imam al-Ghazali
Sabtu, 25 April 2020 - 02:10 WIB
Menurut Iman Al Ghazali adalah dengan menahan lidah dari dusta, ghibah, adu domba, ucapan kotor, perkataan yang tak berguna, perseteruan, dan berbantah-bantahan.
Imam Al Ghazali mengatakan “sebaiknya adalah dengan memperbanyak diam, zikir dan membaca Al Qur’an”
Ketiga, menjaga pendengaran
Cara menjaganya adalah dengan menahan dari perkara-perkara yang dicela ketika didengarkan. Adapun perkara yang tercela untuk didengarkan adalah perkara yang tercela/dilarang untuk diucapkan. Maka perkara yang tercela ketika diucapkan, maka tercela juga untuk didengarkan.
Menahan anggota lain seperti tangan, kaki dari perkara yang diharamkan. Begitu juga dengan perut, harus menjaganya dari makanan yang syubuhat ketika berbuka.
Tidak berlebih-lebihan ketika berbuka sekalipun makanan yang dimakan tersebut adalah makanan yang halal. Kata Imam Al Ghazali “memenuhi perut dengan makanan adalah perkara yang sangat dibenci oleh Allah sekalipun dari makanan yang halal.”
Selanjutnya, marilah kita menjalankan ibadah puasa kita dengan sesempurna mungkin, mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang bertakwa sebagaimana yang dicantumkan oleh Allah dalam Q.S Al Baqarah [2]: 183. Wa Allahu Subhanhu Wa Ta’ala A’lam..
Imam Al Ghazali mengatakan “sebaiknya adalah dengan memperbanyak diam, zikir dan membaca Al Qur’an”
Ketiga, menjaga pendengaran
Cara menjaganya adalah dengan menahan dari perkara-perkara yang dicela ketika didengarkan. Adapun perkara yang tercela untuk didengarkan adalah perkara yang tercela/dilarang untuk diucapkan. Maka perkara yang tercela ketika diucapkan, maka tercela juga untuk didengarkan.
Menahan anggota lain seperti tangan, kaki dari perkara yang diharamkan. Begitu juga dengan perut, harus menjaganya dari makanan yang syubuhat ketika berbuka.
Tidak berlebih-lebihan ketika berbuka sekalipun makanan yang dimakan tersebut adalah makanan yang halal. Kata Imam Al Ghazali “memenuhi perut dengan makanan adalah perkara yang sangat dibenci oleh Allah sekalipun dari makanan yang halal.”
Selanjutnya, marilah kita menjalankan ibadah puasa kita dengan sesempurna mungkin, mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang bertakwa sebagaimana yang dicantumkan oleh Allah dalam Q.S Al Baqarah [2]: 183. Wa Allahu Subhanhu Wa Ta’ala A’lam..
(mhy)
Lihat Juga :