Inilah Keutamaan Bulan Syawal Beserta Amalan yang Bisa Dilakukan

Sabtu, 07 Mei 2022 - 18:02 WIB
Bulan Syawal adalah bulan yang penuh keutamaan, untuk itu umat Islam hendaknya banyak melakukan berbagai amalan yang baik. Foto ilustrasi/ist
Bulan Syawal menjadi bulan dalam kalender Islam yang memiliki banyak keutamaan selain bulan Ramadhan. Selain dengan adanya Hari Raya Idul Fitri tepat pada tanggal 1 Syawal, bulan ini juga memiliki berbagai keutamaan di dalamnya. Maka dari itu, hendaknya bagi umat muslim tidak mengendorkan semangat dalam menjalankan ibadah setelah berlalunya bulan Ramadhan. Namun, justru tetap mempertahankannya secara konsisten.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa keutamaan serta amalan yang bisa dilakukan di bulan Syawal ini.

1. Bulan Silaturahmi

Bagi masyarakat Indonesia, Bulan Syawal ini cukup identik dengan waktu untuk mudik ke kampung halaman. Bukan tanpa alasan, mudik ini dilakukan untuk menyambung tali silaturahmi dan saling bermaaf-maafan dengan keluarga maupun para tetangga sekitarnya.

Baca juga: 6 Julukan Bulan Syawal yang Penuh Keistimewaan

Silaturahmi ini merupakan salah satu perbuatan yang disukai Allah. Seperti yang tertera dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 1.

[ٰٓarabOpen]أَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَآءً ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا


Artinya: “Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhan-Mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari-Nya menciptakan pasangannya ; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (Q.S. An-Nisa’ : 1)

2. Kembali ke Fitrah

Bulan Syawal ini menandai kembalinya umat muslim kepada fitrahnya setelah menjalani berbagai amalan di bulan ramadhan. Salah satu contohnya adalah pada tanggal 1 Syawal, umat Islam kembali bisa makan pada pagi hari setelah sebelumnya berpuasa selama satu bulan. Bahkan, disunahkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan Sholat Idul Fitri sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Dikutip At-tabrizi (Muhammad bin Abdullah At-Tabrizi, Misykatul Mashabih, Beirut, Al-Maktab Al-Islami, 1979, Juz 1 Halaman 451) berikut.
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini