Inilah Berkah dan Keberuntungan Orang Tua dari Anak Shaleh
Senin, 16 Mei 2022 - 16:39 WIB
“Sebaik-baik rezeki adalah yang kalian makan dari usaha (jerih payah) kalian sendiri. Dan sungguh anak-anak kalian itu termasuk dari usaha kalian.” (HR. Tirmidzi, hadis Aisyah radhiyallahu’anha)
2. Ada dua makna doa:
– Doa masalah: berupa permohonan doa kepada Allah.
– Doa ibadah: berupa seluruh amal ibadah. Karena sejatinya tujuan dari ibadah kita adalah memohon pahala kepada Allah. (Lihat : Liqo’ As-Syahri Syaikh Ibnu Utsaimin, pertemuan ke 47)
Di dalam hadis di atas tersebut “anak shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya”. Sementara makna doa mencakup dua macam di atas. Menunjukkan doa anak dan amal shaleh yang ia kerjakan, otomatis orang tuanya mendapatkan manfaat dan pahalanya.
Dalam Fatawa Islam dijelaskan, “Ada pendapat ulama menyatakan bahwa setiap amal ibadah yang dilakukan anak, maka orang tua juga akan mendapatkan pahalanya. Meski si anak tidak mendoakan mereka (secara lisan). Sebagaimana jika seseorang meninggalkan sedekah jariyah, maka ia akan mendapatkan pahalanya meski orang yang mendapatkan manfaat atau memanfaatkan sedekah itu, tidak mendoakan si pemberi. (Keterangan ini termaktub dalam kitab Syarah Ibnu Majah, karya Imam Suyuti dan Ad-Dahlawi)”
Baca juga: Hikmah dan Keutamaan Sikap Tawakkal, Allah Jamin Kesuksesan Dunia Akhirat
Wallahu A'lam
2. Ada dua makna doa:
– Doa masalah: berupa permohonan doa kepada Allah.
– Doa ibadah: berupa seluruh amal ibadah. Karena sejatinya tujuan dari ibadah kita adalah memohon pahala kepada Allah. (Lihat : Liqo’ As-Syahri Syaikh Ibnu Utsaimin, pertemuan ke 47)
Di dalam hadis di atas tersebut “anak shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya”. Sementara makna doa mencakup dua macam di atas. Menunjukkan doa anak dan amal shaleh yang ia kerjakan, otomatis orang tuanya mendapatkan manfaat dan pahalanya.
Dalam Fatawa Islam dijelaskan, “Ada pendapat ulama menyatakan bahwa setiap amal ibadah yang dilakukan anak, maka orang tua juga akan mendapatkan pahalanya. Meski si anak tidak mendoakan mereka (secara lisan). Sebagaimana jika seseorang meninggalkan sedekah jariyah, maka ia akan mendapatkan pahalanya meski orang yang mendapatkan manfaat atau memanfaatkan sedekah itu, tidak mendoakan si pemberi. (Keterangan ini termaktub dalam kitab Syarah Ibnu Majah, karya Imam Suyuti dan Ad-Dahlawi)”
Baca juga: Hikmah dan Keutamaan Sikap Tawakkal, Allah Jamin Kesuksesan Dunia Akhirat
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :