Selamat Datang Dzulqa'dah, Bulan Santai Menyambut Musim Haji
Selasa, 31 Mei 2022 - 16:45 WIB
Dalam ayat di atas, Allah berfirman yang artinya: "...Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu".
Para ulama menjelaskan maksud menganiaya diri sendiri adalah jangan sampai berbuat maksiat. Sebab kemaksiatan yang dilakukan di bulan haram dosanya lebih besar daripada kemaksiatan di bulan lain. Misalnya, melakukan maksiat atau berbohong di bulan Dzulqa'dah dosanya lebih besar daripada di bulan Syawal.
Dan sebaliknya, jika seseorang melakukan kebaikan di bulan ini misalnya membaca Al-Qur'an, bersedekah, puasa, maka pahalanya dilipatgandakan dari bulan lain.
Ibnu 'Abbas berkata: "Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci. Melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan saleh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak". (Lathoif Al-Ma'arif, 207)
Baca Juga: Keutamaan Dzulqa'dah, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah
Para ulama menjelaskan maksud menganiaya diri sendiri adalah jangan sampai berbuat maksiat. Sebab kemaksiatan yang dilakukan di bulan haram dosanya lebih besar daripada kemaksiatan di bulan lain. Misalnya, melakukan maksiat atau berbohong di bulan Dzulqa'dah dosanya lebih besar daripada di bulan Syawal.
Dan sebaliknya, jika seseorang melakukan kebaikan di bulan ini misalnya membaca Al-Qur'an, bersedekah, puasa, maka pahalanya dilipatgandakan dari bulan lain.
Ibnu 'Abbas berkata: "Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci. Melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan saleh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak". (Lathoif Al-Ma'arif, 207)
Baca Juga: Keutamaan Dzulqa'dah, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah
(rhs)
Lihat Juga :