Keutamaan Dzulqa'dah, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah
Senin, 30 Mei 2022 - 15:54 WIB
loading...
Dzulqadah sendiri termasuk ke dalam bulan suci atau bulan haram yang dimuliakan Allah. Foto/Ist
A
A
A
Dzulqa'dah merupakan bulan ke 11 dalam kalender Hijriyah setelah Syawal. Keutamaan Dzulqa'dah sendiri termasuk ke dalam bulan suci atau bulan haram yang dimuliakan Allah.
Allah memilih bulan ini sebagai bulan haram, dimana perbuatan dosa akan diganjar berlipat ganda dan sebaliknya pahala kebaikan juga dilipatgandakan. Dilansir dari Oase, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam (SAW) bersabda:
الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
Artinya: "Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya'ban." (HR Al-Bukhari No 3197)
Keutamaan Bulan Dzulqa'dah
1. Termasuk Bulan Haram
Seperti dijelaskan sebelumnya, bulan haram berarti bulan yang disucikan sebagaimana yang disebutkan oleh At-Thabari dalam kitab tafsirnya adalah bulan yang dijadikan oleh Allah sebagai bulan yang suci lagi diagungkan kehormatannya.
Di dalamnya amalan baik akan dilipatgandakan, sedangkan amalan-amalan buruk dilipatgandakan dosanya. Hubungannya dengan bulan Syawal yang akan berakhir besok (Selasa, 30 Syawal 1443 Hijriyah), kita akan banyak beribadah yang meningkatkan pahala kita.
Setelah meningkat maka akan terbiasa dengan pahala sehingga takut berbuat dosa. Sehingga dalam bulan Dzulnqa'dah kita sudah terbiasa menjuahkan diri dari dosa.
2. Bulan yang Baik untuk Umrah
Keutamaan Dzulqa'dah berikutnya adalah bulan baik untuk ibadah umrah. Pada bulan Dzulqa'dah, disunahkan untuk melaksanakan ibadah umroh. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:
أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَ أَرْبَعَ عُمَرٍ كُلُّهُنَّ فِي ذِي الْقَعْدَةِ إِلَّا الَّتِي مَعَ حَجَّتِهِ: عُمْرَةً مِنَ الْحُدَيْبِيَةِ، أَوْ زَمَنَ الْحُدَيْبِيَةِ فِي ذِي الْقَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنَ الْعَامِ الْمُقْبِلِ فِي ذِي الْقَعْدَةِ
Allah memilih bulan ini sebagai bulan haram, dimana perbuatan dosa akan diganjar berlipat ganda dan sebaliknya pahala kebaikan juga dilipatgandakan. Dilansir dari Oase, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam (SAW) bersabda:
الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
Artinya: "Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya'ban." (HR Al-Bukhari No 3197)
Keutamaan Bulan Dzulqa'dah
1. Termasuk Bulan Haram
Seperti dijelaskan sebelumnya, bulan haram berarti bulan yang disucikan sebagaimana yang disebutkan oleh At-Thabari dalam kitab tafsirnya adalah bulan yang dijadikan oleh Allah sebagai bulan yang suci lagi diagungkan kehormatannya.
Di dalamnya amalan baik akan dilipatgandakan, sedangkan amalan-amalan buruk dilipatgandakan dosanya. Hubungannya dengan bulan Syawal yang akan berakhir besok (Selasa, 30 Syawal 1443 Hijriyah), kita akan banyak beribadah yang meningkatkan pahala kita.
Setelah meningkat maka akan terbiasa dengan pahala sehingga takut berbuat dosa. Sehingga dalam bulan Dzulnqa'dah kita sudah terbiasa menjuahkan diri dari dosa.
2. Bulan yang Baik untuk Umrah
Keutamaan Dzulqa'dah berikutnya adalah bulan baik untuk ibadah umrah. Pada bulan Dzulqa'dah, disunahkan untuk melaksanakan ibadah umroh. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:
أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَ أَرْبَعَ عُمَرٍ كُلُّهُنَّ فِي ذِي الْقَعْدَةِ إِلَّا الَّتِي مَعَ حَجَّتِهِ: عُمْرَةً مِنَ الْحُدَيْبِيَةِ، أَوْ زَمَنَ الْحُدَيْبِيَةِ فِي ذِي الْقَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنَ الْعَامِ الْمُقْبِلِ فِي ذِي الْقَعْدَةِ
Lihat Juga :