Tuntunan Haji dan Kisah Haji Perpisahan Rasulullah SAW yang Diikuti Puluhan Ribu Jamaah

Rabu, 08 Juni 2022 - 18:21 WIB
"Barangsiapa di antara kamu tidak membawa binatang kurban dan ingin menjadikan (ihram) ini sebagai umrah, lakukanlah; tetapi yang membawa binatang kurban jangan."

Baca juga: Warna-warni Kain Kiswah Kakbah Sepanjang Sejarah

Pada saat jamaah haji sudah sampai di Mekkah pada hari keempat Zulhijjah, Rasulullah SAW cepat-cepat menuju Kakbah diikuti oleh kaum Muslimin yang lain.

Kemudian beliau menyentuh hajar aswad dan menciumnya, lalu bertawaf di Kakbah sebanyak tujuh kali dan pada tiga kali yang pertama beliau berlari-lari seperti yang dilakukan pada waktu 'umrat'l-qadza'.

Setelah melakukan sholat di Maqam Ibrahim beliau kembali dan sekali lagi mencium hajar aswad. Kemudian beliau keluar dari mesjid itu menuju ke sebuah bukit di Shafa, lalu melakukan sa'i antara Shafa dan Marwa.

Kurban dalam Haji

Selanjutnya Nabi Muhammad berseru supaya barangsiapa tidak membawa ternak kurban untuk disembelih, jangan terus mengenakan pakaian ihram. Ada beberapa orang yang masih ragu-ragu. Atas sikap yang masih ragu-ragu ini, Rasulullah SAW bersabda:

"Apa yang kuperintahkan, lakukanlah."

Dalam keadaan masih gusar itu Nabi Muhammad SAW memasuki kubahnya, sehingga Aisyah bertanya: "Kenapa jadi marah?"

"Bagaimana takkan marah, aku memerintahkan sesuatu tidak dijalankan."

Ketika ada salah seorang sahabat menemuinya ia masih dalam keadaan marah. "Rasulullah," katanya, "orang yang membuat tuan jadi marah akan masuk neraka."

Baca juga: Selain Abrahah, Berikut Upaya Penaklukan Mekkah dan Pemindahan Kakbah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!