Hadis tentang Cerita Nabi Khidir Bertemu Rasulullah SAW sampai Umar bin Abdul Aziz
Sabtu, 18 Juni 2022 - 17:29 WIB
Baca juga: Nabi Khidir, Setiap Tempat yang Dipijak Berubah Hijau
As-Sakhawi dalam al-Maqashidul Hasanah mengatakan termasuk hadis yang lemah sekali tentang Khidir adalah hadis yang diriwayatkan Harits dalam Musnadnya dari Anas dari Nabi. Ditambah lagi, dalam sanadnya juga terdapat Qosim bin Bahron, dia adalah seorang pendusta.” ( Lihat Ta’liq Syaikh Masyhur bin Hasan terhadap kitab Dzul Qornain wa Saddu Shin hlm. 67 karya Muhammad Roghib ath-Thobbakh).
Dan perlu ditegaskan bahwa semua hadits yang menjelaskan tentang kehidupan Nabi Khidir semuanya adalah tidak shahih sebagaimana ditandaskan oleh para ulama ahli hadis.
Oleh karenanya, Syaikh al-Albani Rahimahullahu Ta’ala berkomentar tentang hadis ini: “Hadis ini palsu, sama halnya seperti semua hadis-hadis yang menjelaskan hidupnya Khidir sebagaimana ditegaskan oleh para ulama peneliti seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah .”
Al-Hafizh Ibnul Qoyyim dalam Al-Manar al-Munif juga mengatakan seluruh hadis yang menyebutkan bahwa Khidir masih hidup dan bertemu dengan Nabi Muhammad SW , semuanya tidak ada yang shahih satu hadis pun.”
Di tempat lain beliau berkata: “Telah datang beberapa hadis tentang hidupnya Khidir, namun tak satu pun hadis tersebut shahih, seandainya bukan karena khawatir terlalu panjang niscaya kami akan memaparkannya dan menjelaskan keadaan para perawinya.”
Baca juga: Apakah Nabi Khidir Masih Hidup Atau Sudah Wafat?
Sedangkan Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam kitabnya "Al-Bidayah wa Nihayah" mengatakan setelah menyebutkan riwayat dan cerita tentang hidupnya Khidir: “Semua hadis ini lemah sekali, tidak bisa dijadikan sandaran dalam agama, demikian juga cerita-cerita, tidak luput dari kelemahan dalam sanadnya.”
Dalam kitabnya ‘Ujalah Muntadhar fi Syarhi Halil Khidhr”, Abul Faroj Ibnul Jauzi telah mengupas hadis-hadis ini dan menjelaskan bahwa seluruhnya adalah maudhu’ (palsu), demikian juga beliau menjelaskan kelemahan sanad atsar-atsar sahabat dan tabi’in secara bagus sekali.
Baca juga: Kisah Bakhtiar Baba, Penguasa Tiran, dan Nabi Khidir
As-Sakhawi dalam al-Maqashidul Hasanah mengatakan termasuk hadis yang lemah sekali tentang Khidir adalah hadis yang diriwayatkan Harits dalam Musnadnya dari Anas dari Nabi. Ditambah lagi, dalam sanadnya juga terdapat Qosim bin Bahron, dia adalah seorang pendusta.” ( Lihat Ta’liq Syaikh Masyhur bin Hasan terhadap kitab Dzul Qornain wa Saddu Shin hlm. 67 karya Muhammad Roghib ath-Thobbakh).
Dan perlu ditegaskan bahwa semua hadits yang menjelaskan tentang kehidupan Nabi Khidir semuanya adalah tidak shahih sebagaimana ditandaskan oleh para ulama ahli hadis.
Oleh karenanya, Syaikh al-Albani Rahimahullahu Ta’ala berkomentar tentang hadis ini: “Hadis ini palsu, sama halnya seperti semua hadis-hadis yang menjelaskan hidupnya Khidir sebagaimana ditegaskan oleh para ulama peneliti seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah .”
Al-Hafizh Ibnul Qoyyim dalam Al-Manar al-Munif juga mengatakan seluruh hadis yang menyebutkan bahwa Khidir masih hidup dan bertemu dengan Nabi Muhammad SW , semuanya tidak ada yang shahih satu hadis pun.”
Di tempat lain beliau berkata: “Telah datang beberapa hadis tentang hidupnya Khidir, namun tak satu pun hadis tersebut shahih, seandainya bukan karena khawatir terlalu panjang niscaya kami akan memaparkannya dan menjelaskan keadaan para perawinya.”
Baca juga: Apakah Nabi Khidir Masih Hidup Atau Sudah Wafat?
Sedangkan Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam kitabnya "Al-Bidayah wa Nihayah" mengatakan setelah menyebutkan riwayat dan cerita tentang hidupnya Khidir: “Semua hadis ini lemah sekali, tidak bisa dijadikan sandaran dalam agama, demikian juga cerita-cerita, tidak luput dari kelemahan dalam sanadnya.”
Dalam kitabnya ‘Ujalah Muntadhar fi Syarhi Halil Khidhr”, Abul Faroj Ibnul Jauzi telah mengupas hadis-hadis ini dan menjelaskan bahwa seluruhnya adalah maudhu’ (palsu), demikian juga beliau menjelaskan kelemahan sanad atsar-atsar sahabat dan tabi’in secara bagus sekali.
Baca juga: Kisah Bakhtiar Baba, Penguasa Tiran, dan Nabi Khidir
(mhy)
Lihat Juga :