Koreksi Syaikh Muhammad al-Ghazali terhadap Dakwah Islam

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:49 WIB
Renungkanlah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari tentang metode dakwah Islam sebagaimana yang ditetapkan oleh Tuhan yang Maha Agung; yang diriwayatkan dari Yusuf bin Mahik, yang berkata, "Sesungguhnya aku berada di sisi ' Aisyah ketika ada orang Irak yang datang dan bertanya kepadanya: 'Kain kafan mana kah yang lebih baik?'

'Aisyah menjawab, 'Celaka, apa yang engkau anggap penting di situ.'

Dia berkata lagi, 'Wahai Umm al-Mu'minin, perlihatkan kepadaku Mushafmu.'

'Aisyah berkata, 'Kenapa?'

Dia berkata: 'Barangkali aku dapat menyusun Al-Qur'an seperti itu, karena Al-Qur'an yang aku baca tidak tersusun.'

'Aisyah berkata, 'Apa yang engkau anggap penting di situ. Dan apa yang engkau baca sebelumnya? Sesungguhnya yang pertama kali diturunkan ialah golongan surat-surat Mufashshal yang menyebutkan surga dan neraka kemudian ketika orang-orang sudah mulai cenderung kepada Islam diturunkanlah perkara halal dan haram. Seandainya yang pertama kali diturunkan ialah: 'janganlah kamu meminum khamar,' niscaya mereka berkata, 'Kami tidak akan meninggalkan khamar.'

Baca juga: Baca juga: Kala Koreysh, Jejak Dakwah Islam Suku Quraisy di Rusia

Seandainya yang pertama kali turun adalah ayat tentang larangan untuk berzina, niscaya mereka akan berkata, 'Kami tidak akan meninggalkan zina selama-lamanya.' Sungguh ayat-ayat ini turun di Mekkah kepada Muhammad dan ketika itu aku masih kecil dan suka bermain.

"Sebenarnya hari kiamat itulah adalah hari yang dijanjikan kepada mereka; dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit" (QS Al-Qamar: 46)

Surat al-Baqarah dan surat an-Nisa' tidak turun kepadanya kecuali saya bersama dengannya. Setelah itu 'Aisyah berkata, 'Kemudian saya keluarkan mushaf untuknya dan saya diktekan surat itu kepadanya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!