Nabi Musa Bertanya Apakah Tuhan Pernah Tidur? Berikut Kisahnya
Kamis, 14 Juli 2022 - 22:22 WIB
Di dalam Ayat Kursi, Allah menegaskan bahwa Dia tidak pernah mengantuk dan tidak tidur. Berikut firman-Nya:
Artinya: "Tidak mengantuk dan tidak tidur." (QS Al-Baqarah Ayat 255)
Di antara kesempurnaan sifat Qayyum-Nya ialah Dia tidak pernah mengantuk dan tidak pernah pula tidur. Semua amal perbuatan manusia dilaporkan kepada-Nya siang hari sebelum amal perbuatan malam hari, dan amal perbuatan malam hari sebelum amal perbuatan siang hari. Hijab (penghalang)-Nya adalah Nur atau api. Seandainya Dia membuka hijab-Nya, niscaya Kesucian Zat-Nya akan membakar semua makhluk sejauh pandangan-Nya.
Baca Juga: Dialog Nabi Musa dan Firaun Tentang Tuhan dalam Al-Qur'an
لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ
Artinya: "Tidak mengantuk dan tidak tidur." (QS Al-Baqarah Ayat 255)
Di antara kesempurnaan sifat Qayyum-Nya ialah Dia tidak pernah mengantuk dan tidak pernah pula tidur. Semua amal perbuatan manusia dilaporkan kepada-Nya siang hari sebelum amal perbuatan malam hari, dan amal perbuatan malam hari sebelum amal perbuatan siang hari. Hijab (penghalang)-Nya adalah Nur atau api. Seandainya Dia membuka hijab-Nya, niscaya Kesucian Zat-Nya akan membakar semua makhluk sejauh pandangan-Nya.
Baca Juga: Dialog Nabi Musa dan Firaun Tentang Tuhan dalam Al-Qur'an
(rhs)
Lihat Juga :