Keistimewaan Nabi Muhammad Tak Pernah Menguap dan Mimpi Basah

Rabu, 20 Juli 2022 - 22:19 WIB
Nabi Muhammad shollallohu alihi wasallam memiliki banyak keistimewaan yang tidak dimiliki manusia mana pun. Beberapa keistimewannya yaitu tidak pernah menguap dan mimpi basah (ihtilam). Foto/ilustrasi
Tidak ada manusia yang dalam dirinya terkumpul kesempurnaan kecuali ada pada diri baginda Nabi Muhammad shollallohu 'alihi wasallam. Beliaulah manusia yang layak dipuji dan diteladani sebagaimana Allah memuliakan beliau.

Bahkan tanda sempurnanya iman seseorang adalah apabila ia mencintai Rasulullah SAW melebihi kecintaannya terhadap orang tua, anak dan seluruh manusia. Beberapa keistimewaan Rasulullah SAW adalah tidak pernah menguap maupun ihtilam (mimpi basah).

Seperti diketahui, menguap erat kaitannya dengan rasa kantuk dan lelah. Rata-rata manusia sehat menguap 5 sampai 10 kali dalam sehari, bahkan ada yang lebih. Sebuah riset menunjukkan bahwa menguap merupakan salah satu cara tubuh untuk meningkatkan jumlah oksigen.

Dalam perspektif kesehatan, penyebab seseorang menguap biasanya dikarenakan beberapa hal. Di antaranya, kurang tidur, kelelahan, upaya tubuh untuk mendinginkan otak, merasa bosan, efek samping dari obat-obatan dan memiliki penyakit tertentu dan sebagainya.

Bagi manusia pada umumnya, aktivitas menguap adalah lumrah. Namun, hal itu tidak pernah terjadi pada diri Nabi Muhammad. Beliau satu-satunya manusia yang tidak pernah menguap.

Dalam riwayat disebutkan:

التَّثَاؤُبُ مِنْ الشَّيْطَانِ فَإِذَا تَثَاءَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ فَإِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا قَالَ هَا ضَحِكَ الشَّيْطَانُ

Artinya: "Menguap itu dari setan. Maka bila seorang dari kalian menguap hendaklah sedapat mungkin ditahannya karena bila seseorang dari kalian menguap dengan mengeluarkan suara 'Huaah', setan akan tertawa." (HR Al-Bukhari)

Imam an-Nawawi berpendapat bahwa kata 'menguap' disandarkan kepada setan karena menguap dapat menyebabkan seseorang mengikuti syahwatnya disebabkan beratnya badan, lemasnya badan dan gemuknya badan. Yang dimaksud dalam hadis itu adalah peringatan Rasulullah terhadap sebab-sebab yang dapat membuat seseorang menguap, yakni terlalu besar tempat makanan dan terlalu banyak makan. Inilah yang harus dihindari.

Dalam buku "Manusia Yang Tidak Seperti Manusia", Ustaz Ahmad Zarkasih menyebutkan bahwa Nabi Muhammad shollallohu 'alihi wasallam sepanjang hayatnya tidak pernah menguap. Hal ini diketengahkan dalam Kitab al-Khashaish al-Kubra karya Imam al-Suyuthi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!