8 Kekhususan Nabi Muhammad yang Tidak Dimiliki Manusia di Muka Bumi
Minggu, 28 Juni 2020 - 05:15 WIB
5. Tidak Pernah Menguap.
Dalam Kitab al-Khashaish al-Kubra, Imam As-Suyuthi menyebutkan riwayat tentang Nabi SAW yang sepanjang hayat tidak pernah menguap. Di-takhrij oleh Imam Al-Bukhari dalam Kitabnya al-Tarikh dan juga Ibn Abi Syaibah dalam mushannaf-nya, dan dari Ibn Sa'd dari Yazid bin al-Ashamm, beliau berkata bahwa Nabi SAW tidak pernah menguap sama sekali.
6. Bisa Melihat dari Balik Badan.
Dalam riwayat Imam Muslim, selepas salat berjamaah, Nabi SAW menyampaikan kepada para sahabat bahwa beliau bisa melihat apa yang terjadi di belakang beiau sepanjang salat. "Wahai manusia, aku adalah imam kalian, maka janganlah kalian mendahuluiku ruku', juga jangan mendahuluiku sujud, dan jangan juga berdiri serta menyelesaikan salat, sesungguhnya aku bisa melihat kalian dari depan ku dan juga dari belakangku". (HR Muslim)
7. Melihat dan Mendengar Ringkihan Langit.
Dalam riwayat Imam at-Tirmidzi dari sahabat Abu Dzar RA, Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya aku melihat apa yang kalian tidak lihat, dan aku mendengar apa yang kalian tidak dengar; ringkihan langit. Dan memang pantas langit bersuara ringkih karena di setiap jarak 4 jari di langit ada Malaikat yang menaruh keningnya untuk sujud kepada Allah. Demi Allah, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, kalian akan sedikit tertawa dan banyakmenangis". (HR Tirmidzi)
8. Tidak Pernah Ihtilam (Mimpi Basah).
Ihtilam adalah keluarnya air mani karena sebab mimpi atau fantasi. Orang kebanyakan Indonesia menyebut ihtilam dengan sebutan mimpi basah. Dan itu tidak pernah terjadi pada diri Nabi Muhammad SAW . Dalam kitab hadits Al-Mu'jam al-Kabir, Imam at-Thabrani mengeluarkan sebuah riwayat dari Sayyidina Ibn 'Abbas: "Bahwasanya Nabi SAW tidak pernah ber-ihtilam". (HR at-Thabrani).
Inilah sebagian kecil dari kekhususan yang dimiliki Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam. Ini merupakan bukti kenabian dan juga mukjizat dari Allah Ta'ala. Artinya bahwa Nabi Muhammad SAW adalah manusia sebagaimana umatnya, akan tetapi Allah menjadikan beliau sebagai manusia yang tidak seperti manusia pada umumnya. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada baginda Nabi Muhammad dan keluarga beliau serta orang yang mengikuti beliau. (Baca Juga: Masya Allah! Indahnya Bentuk Tubuh Rasulullah SAW )
Wallahu A'lam
Dalam Kitab al-Khashaish al-Kubra, Imam As-Suyuthi menyebutkan riwayat tentang Nabi SAW yang sepanjang hayat tidak pernah menguap. Di-takhrij oleh Imam Al-Bukhari dalam Kitabnya al-Tarikh dan juga Ibn Abi Syaibah dalam mushannaf-nya, dan dari Ibn Sa'd dari Yazid bin al-Ashamm, beliau berkata bahwa Nabi SAW tidak pernah menguap sama sekali.
6. Bisa Melihat dari Balik Badan.
Dalam riwayat Imam Muslim, selepas salat berjamaah, Nabi SAW menyampaikan kepada para sahabat bahwa beliau bisa melihat apa yang terjadi di belakang beiau sepanjang salat. "Wahai manusia, aku adalah imam kalian, maka janganlah kalian mendahuluiku ruku', juga jangan mendahuluiku sujud, dan jangan juga berdiri serta menyelesaikan salat, sesungguhnya aku bisa melihat kalian dari depan ku dan juga dari belakangku". (HR Muslim)
7. Melihat dan Mendengar Ringkihan Langit.
Dalam riwayat Imam at-Tirmidzi dari sahabat Abu Dzar RA, Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya aku melihat apa yang kalian tidak lihat, dan aku mendengar apa yang kalian tidak dengar; ringkihan langit. Dan memang pantas langit bersuara ringkih karena di setiap jarak 4 jari di langit ada Malaikat yang menaruh keningnya untuk sujud kepada Allah. Demi Allah, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, kalian akan sedikit tertawa dan banyakmenangis". (HR Tirmidzi)
8. Tidak Pernah Ihtilam (Mimpi Basah).
Ihtilam adalah keluarnya air mani karena sebab mimpi atau fantasi. Orang kebanyakan Indonesia menyebut ihtilam dengan sebutan mimpi basah. Dan itu tidak pernah terjadi pada diri Nabi Muhammad SAW . Dalam kitab hadits Al-Mu'jam al-Kabir, Imam at-Thabrani mengeluarkan sebuah riwayat dari Sayyidina Ibn 'Abbas: "Bahwasanya Nabi SAW tidak pernah ber-ihtilam". (HR at-Thabrani).
Inilah sebagian kecil dari kekhususan yang dimiliki Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam. Ini merupakan bukti kenabian dan juga mukjizat dari Allah Ta'ala. Artinya bahwa Nabi Muhammad SAW adalah manusia sebagaimana umatnya, akan tetapi Allah menjadikan beliau sebagai manusia yang tidak seperti manusia pada umumnya. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada baginda Nabi Muhammad dan keluarga beliau serta orang yang mengikuti beliau. (Baca Juga: Masya Allah! Indahnya Bentuk Tubuh Rasulullah SAW )
Wallahu A'lam
(rhs)