Mengapa Masa Muda Ditanyakan di Alam Kubur? Begini Penjelasannya Menurut Ulama

Selasa, 26 Juli 2022 - 10:24 WIB
Karena itulah, sebelum terlambat, hendaknya lah para pemuda menyiapkan jawaban pertanyaan tersebut. Siapkanlah jawaban terbaik di hadapan AllahTa’alakelak. Lakukanlah amalan amalan Shalih agar bisa menjawab pertanyaan itu kelak setelah masa hidup di dunia ini berakhir.

Baca juga: 9 Potret dan Kriteria Bidadari Surga yang Tercantum dalam Al-Qur'an



Saat nikmat dunia ini berlalu, sering seseorang itu baru sadar tentang apa yang seharusnya dia kerjakan. Masa muda ini sangat terbatas. Tidak terasa ia akan cepat kita tinggalkan. Bertambah hari, kita semakin dekat dengan ajal yang sudah Allah tetapkan. Maka manfaatkan sebaik-baiknya sebelum nikmat ini berakhir dan tidak pernah akan kembali.

Dinukil dari buku Nasehat Para Salaf Untuk Pemuda, karya Syekh Prof. Abdurrazaq Al-Badr, ‘Abdullāh bin Mas’ūdradhiyallāhu ‘anhu, apabila beliau melihat pemuda yang sedang asyik belajar dan menuntut ilmu, beliauradhiyallāhu ‘anhumengatakan :

“Selamat datang wahai mata air hikmah dan pelita kegelapan. Yang berpakaian sederhana (apa adanya), namun bersih hatinya, menerangi rumah-rumah, dan kebanggaan setiap kabilahnya.”

Maka hendaknya para pemuda mengisi waktu mereka dengan kegiatan positif atau mencari-cari kegiatan positif. Misalnya menghadiri majelis ilmu, menghapalkan Al-Qur'an dan sunnah, senang kepada masjid dan selalu beribadah di dalamnya, membuat kegiatan sosial, dan lain-lainya.

Tidak lupa juga segera mencari teman yang baik, teman bergaul yang baik dalam melaksanakan kegiatan tesebut agar bisa saling menopang dan saling menasehati.

Karena salah satu penyebab kerusakan pemuda adalah kekosongan waktu alias tidak ada kegiatan yang bernilai positif. Jika tidak diisi dengan kegiatan positif, maka akan diisi dengan kegiatan negatif.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata :
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!