Begini Kondisi Terbaru Tempat Tenggelamnya Qarun

Jum'at, 09 September 2022 - 16:13 WIB
Mereka hidup dan membangun peradaban di sekitarnya, hingga mereka mati disekitarnya pula. Termasuk di antaranya di Kota Al-Fayyum, yang berada di Mesi.

Jejak peninggalan peradaban banyak ditemukan seperti Qasr Qarun, sisa-sisa bangunan di pelabuhan purba Biahmu, dan Piramid Amenhemet III. Hal inilah kemudian yang mendasari para ahli arkeologi menjadikan Kota Al-Fayyum sebagai dugaan tempat tinggal Qarun.

Di sini, Qasr Qarun atau dikenal sebagai Istana Qarun banyak dikaitkan dengan satu-satunya peninggalan Qarun yang tersisa. Namun, berdasarkan analisis dari dinamika permukaan air Danau Qarun menunjukkan bahwa pada masa hidup Qarun, kawasan Qasr Qarun masih digenangi oleh air.

Baca juga: Kisah Adu Doa antara Nabi Musa dan Qarun

Ahli geologi mengatakan, pengelolaan air danau menjadi sistem irigasi telah dimulai sejak masa pemerintahan Sensoret I (1971-1826 SM) dan selesai pada masa pemerintahan Raja Amenhemet III (1880-1808 SM).

Pada saat itu, luas danau mencapai 1986.8 km2, namun berkurang sedikit demi sedikit setiap tahunnya hingga menjadi 242.4 km2 saja saat ini. Jika diperhatikan dengan seksama, lokasi Istana Qarun masih tergenang oleh air danau bahkan hingga tahun 500 SM.

Sedangkan Qarun hidup pada 1200-1000 SM. Fakta ini diperkuat lagi dengan penelitian oleh Tim arkeologi Franco-swiss mengenai pengukuran umur yang menunjukkan bahwa istana didirikan tahun 323-330 SM yaitu periode ptelemaic yang dipimpin Heredotus.

Meski demikian, peninggalan ini dapat dijadikan salah satu indikasi adanya pusat peradaban pada sekitaran Sungai Nill, Mesir, yang kemudian diyakini masyarakat luas bahwa Qarun juga tinggal di pusat peradaban tersebut bersama umat Nabi Musa as lainnya.

Baca juga: Dahsyatnya Harta Qarun, Kunci Gudang Hartanya Harus Dipikul Puluhan Orang

Surah al-Qashash Ayat 76-83

Kisah Qarun dalam Al-Quran dapat ditemukan pada surah al-Qashash [28] ayat 76-83. Allah SWT berfirman:

اِنَّ قَارُوۡنَ كَانَ مِنۡ قَوۡمِ مُوۡسٰى فَبَغٰى عَلَيۡهِمۡ‌ۖ وَاٰتَيۡنٰهُ مِنَ الۡكُنُوۡزِ مَاۤ اِنَّ مَفَاتِحَهٗ لَـتَـنُوۡٓاُ بِالۡعُصۡبَةِ اُولِى الۡقُوَّةِ اِذۡ قَالَ لَهٗ قَوۡمُهٗ لَا تَفۡرَحۡ‌ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الۡفَرِحِيۡنَ

76. Sesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, tetapi dia berlaku zalim terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya, "Janganlah engkau terlalu bangga. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang membanggakan diri."

وَابۡتَغِ فِيۡمَاۤ اٰتٰٮكَ اللّٰهُ الدَّارَ الۡاٰخِرَةَ‌ وَلَا تَنۡسَ نَصِيۡبَكَ مِنَ الدُّنۡيَا‌ وَاَحۡسِنۡ كَمَاۤ اَحۡسَنَ اللّٰهُ اِلَيۡكَ‌ وَلَا تَبۡغِ الۡـفَسَادَ فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الۡمُفۡسِدِيۡنَ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!