Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi: Memperingati Maulid Nabi Bukan Bid'ah

Selasa, 27 September 2022 - 23:10 WIB
"Menganggap peringatan Maulid adalah bid'ah dan semua bid'ah itu sesat dan tempatnya di neraka, itu tidak benar sama sekali. Yang kita tolak adalah mencampur peringatan itu dengan berbagai penyimpangan syariat Islam dan melakukan sesuatu yang tidak diberi kekuasaan apapun oleh Allah seperti yang terjadi di sebagian tempat," kata Qaradhawi.

Fatwa Qaradhawi dikeluarkan untuk menjawab pertanyaan sejumlah umat Islam yang menanyakan, "Apa hukumnya merayakan maulid Nabi dan perayaan Islam lainnya, seperti perayaan tahun baru Hijriyah, Isra Mi'raj dan lainnya?"

Maka, Syaikh Qaradhawi menjawab antara lain bahwa, "Mengingat nikmat itu diperintahkan, terpuji dan memang dianjurkan. Mengingatkan umat Islam dengan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam yang di dalamnya terdapat pelajaran yang bermanfaat, bukan sesuatu yang tercela, dan tidak bisa disebut sebagai bid’ah atau kesesatan."

Beliau menambahkan, "Termasuk hak kami adalah mengingat sirah perjalanan Rasulullah SAW dalam ragam peringatan. Ini bukan peringatan yang bid'ah. Karena kita mengingatkan manusia dengan Sirah Nabawiyah yang mengikatkan mereka dengan misi Nabi Muhammad. Ini adalah kenikmatan luar biasa."

Demikian fatwa Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi tentang peringatan Maulid Nabi. Semoga kita termasuk orang-orang yang mencintai Rasulillah SAW dan mengikuti sunnah-sunnahnya.

Baca Juga: 14 Puncak Istana Roboh, Mimpi Buruk Raja Kisra saat Nabi Muhammad Lahir



Berikut video singkat Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi diunggah "Channel Sendal Djepit" di kanal YouTube 20 Desember 2015:
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!