14 Puncak Istana Roboh, Mimpi Buruk Raja Kisra saat Nabi Muhammad Lahir

loading...
14 Puncak Istana Roboh, Mimpi Buruk Raja Kisra saat Nabi Muhammad Lahir
Pada saat Nabi Muhammad SAW lahir, Raja Persia Anushirwan dalam tidurnya bermimpi 14 puncak istananya rubuh.. (Foto/Ilusrasi: Ist)
Pada saat Nabi Muhammad SAW lahir, Raja Persia Anushirwan dalam tidurnya bermimpi 14 puncak istananya roboh. Anushirwan adalah seorang raja yang berhasil membawa Kekaisaran Sasaniyah ke puncak kejayaannya.

Nabi Muhammad lahir pada hari Senin, 9 Rabiul-Awwal bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 April tahun 571 M.

Baca juga: Ilmuwan Kaget Saat Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360

Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury dalam bukunya berjudul "Sirah Nabawiyah" menyebutkan bahwa pada saat Anushirwan mimpi buruk dalam tidurnya itu adalah tahun ke-40 semenjak dirinya berada di takhta kekaisaran. Ia pun gelisah.

Al-Tabari dalam Tarikh al-Rusul wa al-Muluk meriwayatkan, dari Makhzum bin Hani al-Makhzumi dari ayahnya yang berusia 150 tahun, dia berkata:

Ketika itu adalah malam di mana Rasulullah lahir, Aywan Kisra (istana raja Persia) diguncang dan empat belas puncaknya roboh; api (suci) Fars, yang sebelumnya tidak pernah padam selama seribu tahun, padam; air danau Sawa (kota kuno di barat laut Persia) terbenam ke dalam bumi; dan Kepala Mobadh (semacam Perdana Menteri Kekaisaran) melihat dalam mimpinya unta-unta yang begitu kuat berlari di depan kuda-kuda Arab yang mulia yang telah melintasi Tigris dan telah menyebar melalui distrik-distrik itu.

Keesokan paginya, Kisra (raja Persia, yaitu Anushirwan) ketakutan dengan apa yang telah dilihatnya. Dia dengan tegas menahan diri dalam kesabaran, tetapi kemudian dia menganggap bahwa dia tidak boleh menyembunyikannya dari para menteri dan marzban-nya (gubernur).

Dia mengenakan mahkotanya dan duduk di singgasananya, dan mengumpulkan mereka di sekelilingnya. Ketika mereka semua berkumpul di sekitarnya, dia memberi tahu mereka mengapa dia memanggil mereka dan untuk apa dia memanggil mereka.

Sementara mereka berbicara mengenai urusan ini, sepucuk surat datang membawa berita tentang padamnya api (suci), sehingga tekanan pikirannya meningkat.

Kepala Mobadh berkata, “Aku juga – semoga Tuhan mengabulkan kebajikan Raja – bermimpi di malam yang sama,” dan dia menceritakan mimpinya tentang unta-unta itu.
halaman ke-1
cover top ayah
اِذۡ يَتَلَقَّى الۡمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الۡيَمِيۡنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيۡدٌ
(Ingatlah) ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya), yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri.

(QS. Qaf:17)
cover bottom ayah
preload video