Begini Isi Khutbah Jumat Perdana Rasulullah SAW di Wadi Ranuna
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 11:19 WIB
“Dia telah mengajarkan kepada kalian dalam kitab-Nya dan membentangkan jalan-Nya, untuk mengetahui siapa yang benar dan untuk mengetahui siapa yang dusta.' ( QS Al-Ankabut : 3).
"Maka, berbuat baiklah, sebagaimana Dia berbuat baik kepada kalian, dan musuhilah musuh-musuh-Nya. Berjihadlah di jalan Allah dengan sebenar-benarnya jihad. Dia telah memilih dan menamakan kalian sebagai Muslim." ( QS Al-Hajj : 78).
Agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata. ( QS Al-Anfal : 42).
Tiada daya upaya, kecuali hanya dengan kekuatan Allah. Karenanya, perbanyaklah mengingat Allah, dan beramallah untuk kehidupan setelah mati. Sesungguhnya orang yang membangun hubungan baik dengan Allah, Allah pun akan membuat baik hubungan orang itu dengan manusia lainnya.
Karena Allah yang memberi ketetapan kepada manusia, sedang manusia tidak mampu memberi ketetapan kepada-Nya. Dia menguasai manusia, sedang manusia tidak bisa menguasai-Nya. Allah itu Maha Agung. Tiada daya dan kekuatan selain dengan kekuatan Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.”
Demikianlah isi khutbah perdana Rasulullah SAW. Isi khutbah ini juga disebutkan oleh Imam Qurthubi dalam kitab Tafsirnya, Al-Jami’ Li Ahkam Al-Quran.
Asy-Sya'kah menegaskan bahwa khutbah di atas merupakan khutbah Rasul SAW saat sholat Jumat pertama di Wadi Ranuna. Penjelasan ini juga diperkuat dengan keterangan Ibnu Abbas RA yang diriwayatkan oleh Ibnu Katsir .
Baca juga: Khutbah Jumat Terakhir: Melepas Kepergian Ramadhan
"Maka, berbuat baiklah, sebagaimana Dia berbuat baik kepada kalian, dan musuhilah musuh-musuh-Nya. Berjihadlah di jalan Allah dengan sebenar-benarnya jihad. Dia telah memilih dan menamakan kalian sebagai Muslim." ( QS Al-Hajj : 78).
Agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata. ( QS Al-Anfal : 42).
Tiada daya upaya, kecuali hanya dengan kekuatan Allah. Karenanya, perbanyaklah mengingat Allah, dan beramallah untuk kehidupan setelah mati. Sesungguhnya orang yang membangun hubungan baik dengan Allah, Allah pun akan membuat baik hubungan orang itu dengan manusia lainnya.
Karena Allah yang memberi ketetapan kepada manusia, sedang manusia tidak mampu memberi ketetapan kepada-Nya. Dia menguasai manusia, sedang manusia tidak bisa menguasai-Nya. Allah itu Maha Agung. Tiada daya dan kekuatan selain dengan kekuatan Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.”
Demikianlah isi khutbah perdana Rasulullah SAW. Isi khutbah ini juga disebutkan oleh Imam Qurthubi dalam kitab Tafsirnya, Al-Jami’ Li Ahkam Al-Quran.
Asy-Sya'kah menegaskan bahwa khutbah di atas merupakan khutbah Rasul SAW saat sholat Jumat pertama di Wadi Ranuna. Penjelasan ini juga diperkuat dengan keterangan Ibnu Abbas RA yang diriwayatkan oleh Ibnu Katsir .
Baca juga: Khutbah Jumat Terakhir: Melepas Kepergian Ramadhan
(mhy)
Lihat Juga :