Peristiwa di Padang Mahsyar, Semua Manusia Memohon Syafaat Rasulullah

Kamis, 13 Oktober 2022 - 15:22 WIB
Sebagian manusia berkata kepada sebagian yang lain, "Datanglah kepada Adam, maka mereka mendatangi Nabi Adam. Mereka berkata: "Wahai Adam, engkau adalah nenek moyang manusia, Allah menciptakan engkau dengan tangannya, meniupkan ruh ke dalam jasadmu, memerintahkan Malaikat agar bersujud kepadamu, berikanlah Syafaat kepada kami terhadap Rabb-mu. Tidakkah engkau tidak melihat keadaan kami, tidakkah engkau melihat apa yang menimpa kami?"

Lalu Nabi Adam berkata: "Sesungguhnya Rabb-ku telah murka pada hari ini dengan kemurkaan yang tidak pernah murka sebelumnya seperti pada hari ini dan tidak pernah murka sesudahnya seperti hari ini. Sesungguhnya Dia melarangku untuk mendekati sebuah pohon, lalu aku melanggarnya, jiwaku butuh syafaat. Pergilah kepada selainku! Pergilah kepada Nuh!

Mereka kemudian mendatangi Nabi Nuh, seraya berkata: "Wahai Nuh, sesungguhnya engkau adalah Rasul yang pertama diutus kepada penduduk bumi, Allah telah memberikanmu julukan hamba yang paling bersyukur, mintakanlah Syafaat untuk kami kepada Rabb-mu, tidakkah engkau melihat keadaan kami?

Lalu Nabi Nuh berkata: "Sesungguhnya Rabb-ku telah telah murka pada hari ini dengan kemurkaan yang tidak pernah murka sebelumnya seperti pada hari ini dan tidak pernah murka sesudahnya seperti hari ini. Sesungguhnya aku memilki doa yang telah aku panjatkan untuk mebinasakan kaumku dahulu, jiwaku jiwaku jiwaku (butuh syafaat), Pergilah kepada selainku! Pergilah kepada Ibrahim!"

Maka mereka pun mendatangi Nabi Ibrahim seraya berkata: "Wahai Ibrahim, engkau adalah Nabi Allah dan kekasih-Nya di antara penduduk bumi. Mintakanlah Syafaat untuk kami kepada Rabb-mu, tidakkah engkau melihat keadaan kami?"

Lalu Nabi Ibrahim berkata: "Sesungguhnya Rabb-ku telah telah murka pada hari ini dengan kemurkaan yang tidak pernah murka sebelumnya seperti pada hari ini dan tidak pernah murka sesudahnya seperti hari ini. Sesungguhnya aku telah berbohong sebanyak tiga kali, jiwaku jiwaku jiwaku (butuh Syafaat), pergilah kepada selainku! Pergilah kepada Musa!".

Maka, mereka mendatangi Nabi Musa seraya berkata: "Wahai Musa, engkau adalah utusan Allah, Allah memilihmu di antara manusia dengan risalah-Nya dan berbicara kepada-Nya. Mintakanlah Syafaat untuk kami kepada Rabb-mu, tidakkah engkau melihat keadaan kami?"

Maka Nabi Musa berkata: "Sesungguhnya Rabb-ku telah murka pada hari ini dengan kemurkaan yang tidak pernah murka sebelumnya dan tidak pernah murka sesudahnya seperti hari ini. Sesungguhnya aku telah membunuh jiwa yang aku tidak diperintahkan untuk membunuhnya, jiwaku jiwaku jiwaku (butuh syafaat). Pergilah kepada selainku! Pergilah kepada Isa bin Maryam!".

Mereka pun mendatangi Nabi Isa seraya berkata: "Wahai Isa, engkau adalah utusan Allah, dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Engkau berbicara kepada manusia ketika masih di dalam buaian, mintakanlah Syafaat untuk kami kepada Rabb-mu, tidakkah engkau melihat keadaan kami?".

Maka Nabi Isa berkata: "Sesungguhnya Rabb-ku telah telah murka pada hari ini dengan kemurkaan yang tidak pernah murka sebelumnya dan tidak pernah murka sesudahnya seperti hari ini --beliau tidak menyebutkan kesalahannya sama sekali-- jiwaku jiwaku jiwaku (butuh syafaat). Pergilah kepada selainku! Pergilah kepada Muhammad".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!