8 Kebaikan dan Jasa Hajjaj bin Yusuf, Salah Satunya Membagi Al-Qur'an 30 Juz
Minggu, 06 November 2022 - 14:23 WIB
4. Mempertahankan Islam dari Serangan Kerajaan Hindu di India
Hajjaj mengerahkan pasukan dalam jumlah besar yang dipimpin oleh salah satu panglima terkenal, Muhammad Qasim untuk menolong umat Islam yang diserang oleh kerajaan Hindu di India. Karena usahanya inilah wilayah pemerintahan Islam di sana dapat dipertahankan.
5. Mengirim Tentara untuk Menembus Perbatasan China
Hajjaj mengkukuhkan kekuatan Islam di Turkestan dengan mengirim tentara pimpinan Qutaibah bin Muslim sehingga berhasil menembus perbatasan negara China.
6. Mengirim Para Mujahidin ke Wilayah Eropa
Hajjaj turut serta berpartisipasi dalam mengirimkan para Mujahidin masuk ke wilayah Eropa untuk bergabung dengan pasukan Islam yang dipimpin Musa bin Nusair dan Thoriq bin Ziyad masuk ke wilayah Spanyol.
7. Tidak Memakai Fasilitas Negara untuk Kesenangannya
Hajjaj dikenal hidup sederhana. Ia tidak pernah menggunakan harta kekayaan atau fasilitas negara untuk kesenangannya. Bahkan sebaliknya keluarganya hidup sangat sederhana. Saat ia mati, tak ditemukan pada harta-harta kekayaan apapun. Ibnu Katsir menukil dalam Bidayah wa Nihayah (12/552): "Hajjaj meninggal tidaklah meninggalkan apapun kecuali hanya uang 300 Dirham (Rp32 juta), sebuah mushaf, sebilah pedang, pelana, sekedup, dan 100 baju besi yang ia waqafkan."
8. Berdoa Sebelum Meninggal Dunia
Ketika akan wafat Hajjaj membaca sebuah doa yang membuat orang seperti Umar bin Abdul Aziz iri dengan doa tersebut:
Hajjaj mengerahkan pasukan dalam jumlah besar yang dipimpin oleh salah satu panglima terkenal, Muhammad Qasim untuk menolong umat Islam yang diserang oleh kerajaan Hindu di India. Karena usahanya inilah wilayah pemerintahan Islam di sana dapat dipertahankan.
5. Mengirim Tentara untuk Menembus Perbatasan China
Hajjaj mengkukuhkan kekuatan Islam di Turkestan dengan mengirim tentara pimpinan Qutaibah bin Muslim sehingga berhasil menembus perbatasan negara China.
6. Mengirim Para Mujahidin ke Wilayah Eropa
Hajjaj turut serta berpartisipasi dalam mengirimkan para Mujahidin masuk ke wilayah Eropa untuk bergabung dengan pasukan Islam yang dipimpin Musa bin Nusair dan Thoriq bin Ziyad masuk ke wilayah Spanyol.
7. Tidak Memakai Fasilitas Negara untuk Kesenangannya
Hajjaj dikenal hidup sederhana. Ia tidak pernah menggunakan harta kekayaan atau fasilitas negara untuk kesenangannya. Bahkan sebaliknya keluarganya hidup sangat sederhana. Saat ia mati, tak ditemukan pada harta-harta kekayaan apapun. Ibnu Katsir menukil dalam Bidayah wa Nihayah (12/552): "Hajjaj meninggal tidaklah meninggalkan apapun kecuali hanya uang 300 Dirham (Rp32 juta), sebuah mushaf, sebilah pedang, pelana, sekedup, dan 100 baju besi yang ia waqafkan."
8. Berdoa Sebelum Meninggal Dunia
Ketika akan wafat Hajjaj membaca sebuah doa yang membuat orang seperti Umar bin Abdul Aziz iri dengan doa tersebut:
Lihat Juga :