Begini Nasib Roh Manusia yang Berbuat Kesyirikan

Jum'at, 11 November 2022 - 16:30 WIB
Allah berfirman, “Tulislah kitab catatan hamba-Ku di Illiyyin. Tahukah kamu apakah Iiliyin itu? (Yaitu) kitab yang bertulis, yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah)" ( QS al-Muthaffifin : 19-21).

Kitab catatannya lalu ditulis di Illiyyin, kemudian ada seruan, “Kembalikan dia ke bumi, karena sesungguhnya dari bumi Aku menciptakan mereka, ke bumi Aku mengembalikan mereka, dan dari bumi Kukeluarkan mereka pada kali lainnya.”

Baca juga: Kisah-Kisah Ketika Roh Bekerja Melalui Mimpi

Rasulullah SAW menceritakan roh jahat yang dicabut dari seorang hamba kafir atau orang jahat. Beliau bersabda bahwa setelah rohnya tercabut:

Ia dilaknat oleh setiap malaikat (yang menghuni ruang| antara langit dan bumi serta semua malaikat di langit. Pintu-pintu langit ditutup. Tiap penghuni langit berdoa kepada Allah agar rohnya tidak melewati mereka. Rohnya lalu diambil, dan ketika diambil, mereka tidak membiarkan roh itu di tangan malaikat maut barang sekejap pun dan segera memasukkannya ke tempat basuhan.

Lalu dari roh tersebut keluar bau bangkai yang paling busuk di bumi. Setelah itu, para malaikat membawanya naik (ke langit). Setiap kali mereka melewati sekumpulan malaikat, yang dilewati berseru, “Siapakah toh busuk ini?” Yang ditanya menjawab, “Fulan bin fulan,”—dengan menyebut nama terburuk yang biasa dipanggilkan kepadanya di dunia. Ketika akhirnya berhenti di langit dunia, ia minta dibukakan pintu langit, tapi tidak dikabulkan.

(Kemudian Rasulullah SAW membaca ayat, “Tidaklah mereka dibukakan pintu pintu langit dan tidak masuk surga sampai unta dapat masuk ke lubang jarum). ( QS al-A'raf : 10)

Lalu Allah berfirman, “Catatlah kitabnya di Sijin, di bumi yang rendah!”

Kemudian Ia berfirman, “Kembalikan hamba-Ku ke bumi, karena Aku telah berjanji bahwa Aku menciptakan mereka dari tanah, ke tanah Kukembalikan mereka, dan dari tanah Kukeluarkan mereka pada kali lain.”

Baca juga: Siapa Sejatinya Roh Kudus Itu? Begini Penjelasannya

Rohnya lalu dilemparkan dari langit sampai mengenai jasadnya. (Kemudian Rasulullah SAW membaca ayat, “Barang siapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh?) Lalu rohnya dikembalikan ke jasadnya. ( QS al-Hajj : 31)

Ibn Majah meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Orang mati itu sungguh didatangi malaikat maut. Jika ia orang saleh, malaikat berkata, “Keluarlah, wahai jiwa yang baik yang bersemayam di jasad yang baik! Keluarlah dalam keadaan terpuji! Bergembialah dengan ketenteraman dan karunia, dan Tuhan tidak murka padamu!”

Kata-kata itu terus diucapkan sampai rohnya keluar, kemudian malaikat itu membawanya naik ke langit. Ia minta dibukakan (pintu langit) baginya. Ditanya, “Siapa ini?“

Malaikat menjawab, “Fulan.”

Dijawab, “Selamat datang, wahai jiwa yang baik yang dulu bersemayam di jasad yang baik! Masuklah dalam keadaan terpuji, dan bergembiralah dengan ketentraman dan karunia, dan Tuhan tidak murka kepadamu.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!