Inilah Perbedaan Doa, Zikir dan Wirid yang Perlu Diketahui
Jum'at, 25 November 2022 - 09:18 WIB
Mungkin sebagian dari kita umat islam, tidak banyak mengetahui bahwa ada perbedaan antara doa, zikir dan wirid. Foto ilustrasi/ist
Dalam Islam, seorang muslim yang baik dianjurkan selalu melakukan amalan baik, seperti berdoa, berzikir dan wirid. Namun, mungkin sebagian dari kita tidak banyak mengetahui bahwa ada perbedaan antara doa, zikir dan wirid tersebut.
Dikutip dari ceramah Ustadz Abdullah Zaen, dijelaskan bahwa secara bahasa, zikir berarti mengingat. Sedangkan doa berarti meminta. Namun, antara zikir dan doa terdapat kaitan yang amat erat. "Oleh karena itu terkadang zikir pun dinamakan doa. Begitu pula sebaliknya,"ungkapnga dalam ceramah yang disiarkan jaringan kanal muslim Rodja itu.
Baca juga: Antara Doa dan Zikir, Manakah yang Lebih Afdhal?
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Doa yang paling afdhal adalah Alhamdulillah”. (HR At-Tirmidzi dan dinilai shahih oleh Ibn Hibban)
Sebagaimana telah maklum bahwa hamdalah adalah zikir. Namun lihatlah bagaimana Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam menamakannya sebagai doa, bahkan doa yang paling afdhal .
Para ulama menjelaskan bahwa doa itu ada dua macam. Pertama, doa yang berisi permintaan. Kedua: doa yang berisi pujian. Orang yang memuji Allah, sejatinya ia juga sedang berdoa meminta kepadaNya. Hanya saja dengan bahasa yang halus.
Antara doa dan zikir , mana yang lebih Afdhal? Kedua amalan tersebut, baik doa maupun zikir sama-sama amalan yang utama. Hanya saja para ulama menjelaskan bahwa zikir lebih utama dibandingkan doa. Di antara alasan mereka:
Pertama, zikir didahulukan sebelum doa. Lihatlah dalam berdoa seorang hamba disunnahkan untuk mengawalinya dengan pujian kepada Allah. Contohnya adalah dalam surat Al-Fatihah. Dari ayat pertama hingga kelima berisikan pujian , baru di ayat keenam terdapat doa.
Kedua, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Dikutip dari ceramah Ustadz Abdullah Zaen, dijelaskan bahwa secara bahasa, zikir berarti mengingat. Sedangkan doa berarti meminta. Namun, antara zikir dan doa terdapat kaitan yang amat erat. "Oleh karena itu terkadang zikir pun dinamakan doa. Begitu pula sebaliknya,"ungkapnga dalam ceramah yang disiarkan jaringan kanal muslim Rodja itu.
Baca juga: Antara Doa dan Zikir, Manakah yang Lebih Afdhal?
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَفْضَلُ الدُّعَاءِ الحَمْدُ لِلَّهِ
“Doa yang paling afdhal adalah Alhamdulillah”. (HR At-Tirmidzi dan dinilai shahih oleh Ibn Hibban)
Sebagaimana telah maklum bahwa hamdalah adalah zikir. Namun lihatlah bagaimana Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam menamakannya sebagai doa, bahkan doa yang paling afdhal .
Para ulama menjelaskan bahwa doa itu ada dua macam. Pertama, doa yang berisi permintaan. Kedua: doa yang berisi pujian. Orang yang memuji Allah, sejatinya ia juga sedang berdoa meminta kepadaNya. Hanya saja dengan bahasa yang halus.
Antara doa dan zikir , mana yang lebih Afdhal? Kedua amalan tersebut, baik doa maupun zikir sama-sama amalan yang utama. Hanya saja para ulama menjelaskan bahwa zikir lebih utama dibandingkan doa. Di antara alasan mereka:
Pertama, zikir didahulukan sebelum doa. Lihatlah dalam berdoa seorang hamba disunnahkan untuk mengawalinya dengan pujian kepada Allah. Contohnya adalah dalam surat Al-Fatihah. Dari ayat pertama hingga kelima berisikan pujian , baru di ayat keenam terdapat doa.
Kedua, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَفْضَلُ الْكَلَامِ بَعْدَ الْقُرْآنِ – وَهُو مِنَ الْقُرْآنِ – أَرْبَعٌ لَا يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ: سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ
Lihat Juga :