Tafsir Mimpi Hamil dalam Islam, Begini Penjelasannya
Kamis, 01 Desember 2022 - 12:59 WIB
Seseorang mimpi hamil, tidak ada penjelasan spesifiknya dalam Islam, begitu juga dengan dalil yang membahasnya. Akan tetapi, mimpi tersebut bisa ditafsirkan banyak arti dan pendapat, tergantung siap yang bermimpi. Foto ilustrasi/ist
Dalam Islam, arti tentang bermimpi atau mimpi hamil, tidak ada penjelasan spesifiknya, begitu juga dengan dalil yang membahasnya. Akan tetapi, mimpi tersebut bisa ditafsirkan banyak arti dan pendapat, tergantung siap yang bermimpi.
Dikutip dari kanal YouTube Harakah Islamiyah yang berjudul 'Arti Mimpi Hamil dalam Islam', Ustadzah Azkiatuttahiyah Lc menjelaskan, bahwa mimpi hamil memiliki banyak pendapat dan tafsiran artinya. "Apabila dialami oleh perempuan, bisa jadi itu pertanda akan bertambahnya harta atau rezeki. Lalu ada juga yang berpendapat mimpi hamil adalah petunjuk akan hadirnya kenikmatan dan harta di dunia nyata, sama saja baik yang memimpikannya adalah laki-laki atau perempuan,"ungkapnya.
Baca juga: Doa Ketika Bermimpi, Lengkap dengan Huruf Arab, Latin dan Artinya
Menurutnnya, ada juga pendapat lain mengatakan bahwa mimpi hamil, siapa pun yang memimpikannya, baik itu laki-laki atau perempuan, maka sama-sama menunjukkan makna kebaikan dalam kondisi apa pun. "Pada intinya, mimpi hamil merupakan mimpi baik yang memiliki makna akan diperolehnya kebaikan berupa harta atau kenikmatan di dunia nyata. Meski demikian, semua itu kembali lagi pada kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala,"papar Ustadzah Azkiatuttahiyah.
Tiga Kategori Mimpi
Dalam Islam mimpi sendiri terbagi ke dalam tiga kategori. Seperti dilansir bincangsyariah, dijelaskan tiga kategori mimpi menurut Islam ini, yakni:
1. Mimpi yang berasal dari Tuhan (al-rukyah minallah) dan inilah mimpi yang benar.
2. Mimpi dari setan (al-rukyah minasy syaithan) biasanya berupa hal-hal yang menyeramkan atau tidak diinginkan.
3. Mimpi yang berasal dari diri kita sendiri (hadits al-nafs).
Mimpi yang berasal dari diri sendiri misalnya ketika kita sedang menikmati sebuah tontonan televisi di dunia nyata, dan terbawa sampai ke dalam mimpi. Itulah yang biasanya menjadi hadits al-nafs.
Di samping bahwa mimpi terbagi ke dalam tiga kategori, ada kriteria lain terkait siapa yang paling banyak mendapatkan mimpi benar di dalam tidurnya. Sebuah hadis riwayat Imam Muslim menyebutkan bahwa orang yang paling jujur di dunia nyata, dialah yang paling benar mimpinya, bisa saja dia akan mendapatkan pertanda yang akan dihadapi di dunia nyata sebelum itu terjadi.
Dikutip dari kanal YouTube Harakah Islamiyah yang berjudul 'Arti Mimpi Hamil dalam Islam', Ustadzah Azkiatuttahiyah Lc menjelaskan, bahwa mimpi hamil memiliki banyak pendapat dan tafsiran artinya. "Apabila dialami oleh perempuan, bisa jadi itu pertanda akan bertambahnya harta atau rezeki. Lalu ada juga yang berpendapat mimpi hamil adalah petunjuk akan hadirnya kenikmatan dan harta di dunia nyata, sama saja baik yang memimpikannya adalah laki-laki atau perempuan,"ungkapnya.
Baca juga: Doa Ketika Bermimpi, Lengkap dengan Huruf Arab, Latin dan Artinya
Menurutnnya, ada juga pendapat lain mengatakan bahwa mimpi hamil, siapa pun yang memimpikannya, baik itu laki-laki atau perempuan, maka sama-sama menunjukkan makna kebaikan dalam kondisi apa pun. "Pada intinya, mimpi hamil merupakan mimpi baik yang memiliki makna akan diperolehnya kebaikan berupa harta atau kenikmatan di dunia nyata. Meski demikian, semua itu kembali lagi pada kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala,"papar Ustadzah Azkiatuttahiyah.
Tiga Kategori Mimpi
Dalam Islam mimpi sendiri terbagi ke dalam tiga kategori. Seperti dilansir bincangsyariah, dijelaskan tiga kategori mimpi menurut Islam ini, yakni:
1. Mimpi yang berasal dari Tuhan (al-rukyah minallah) dan inilah mimpi yang benar.
2. Mimpi dari setan (al-rukyah minasy syaithan) biasanya berupa hal-hal yang menyeramkan atau tidak diinginkan.
3. Mimpi yang berasal dari diri kita sendiri (hadits al-nafs).
Mimpi yang berasal dari diri sendiri misalnya ketika kita sedang menikmati sebuah tontonan televisi di dunia nyata, dan terbawa sampai ke dalam mimpi. Itulah yang biasanya menjadi hadits al-nafs.
Di samping bahwa mimpi terbagi ke dalam tiga kategori, ada kriteria lain terkait siapa yang paling banyak mendapatkan mimpi benar di dalam tidurnya. Sebuah hadis riwayat Imam Muslim menyebutkan bahwa orang yang paling jujur di dunia nyata, dialah yang paling benar mimpinya, bisa saja dia akan mendapatkan pertanda yang akan dihadapi di dunia nyata sebelum itu terjadi.
إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ لَمْ تَكَدْ رُؤْيَا الْمُسْلِمِ تَكْذِبُ وَأَصْدَقُكُمْ رُؤْيَا أَصْدَقُكُمْ حَدِيثًا
Lihat Juga :