8 Marga Habib Tertua di Dunia

Selasa, 17 Januari 2023 - 10:16 WIB
27. Al Bahusein (keturunan Ahmad bin Husein bin Abdurrahman Assegaf)

28. Al Hiyyid (sebuah tempat yang berada di lerang gunung di Inat Hadramaut)

29. Al Khirrid (sering beribadah di gua Khirrid di pegunungan Aqram Tarim)

30. Al Khamenan (berasal dari kota Khanam, ada juga yang menisbatkan dengan buah kurma)

31. Al Khamur (karena bermukim di Khamur sebelah barat Kota Sibam Hadramaut)

32. Al Mulakhela (karena bermukim di pegunungan Khaillah di sebelah barat Kota Tarim, juga karena sanggup memelihara ibadahnya)

33. Al Khuun (karena tinggal di desa Khun sebelah timur Hadramaut)

34. Mauladawilah (Pemimpin Dusun Dawilah yang berada dekat dengan makam Nabi Hud as d ibagian Timur Hadramaut)

35. Al Dzi’bu (pernah berkelahi dan berhasil menangkap seekor serigala karena menyerang sekumpulan kambing)

36. Al Baraqbah (suatu tempat yang terdapat sumur dan pohon korma dekat kota Tarim)

37. Al Rukhailah (karena tidak memiliki apa-apa, hanya mempunyai seekor anak kambing)

38. Al Zahir (karena cahaya wajahnya indah berseri, jernih saat sedang memberikan nasihat)

39. Al Basakutah (seorang laki-laki yang banyak diam, sedikit bicara dan jika bicara hanya kata kata yang baik saja)

Baca juga: Sejarah Berdirinya Organisasi Keturunan Nabi Muhammad di Indonesia

40. Al Saqqaf/As-Saggaf /Assegaf (pengayom para Wali, tinggi derajatnya dari para wali lainnya bagaikan kedudukan atap bagi rumah)

41. Al Sakran ( karena mabuk cintanya kepada Allah SWT)

42. Al Bin Sumait/Smith (karena masa kecilnya dipakaikan sebuah kalung dari benang yang biasa dipakai oleh anak kecil dan biasa disebut Sumaith)

43. Al Bin Sumaithan (karena giat, mempunyai tumbuh kecil dan bertempat tinggal di suatu desa Badiyah Hadromiyah yang penduduknya merupakan orang-orang yang giat bekerja)

44. Al Siry (tabaruk kepada waliyullah Syekh Al Sirri Al Saqthi)

45. Al Bin Sahal (tabaruk kepada Sayyid Sahal Al Tastari)

46. Al Syathri (selalu membagi dua harta yang dimilikinya kepada saudara kandungnya, membagi dua dalam bahasa Arab adalah Syatara, seperti Habib Salim bin Abdullah Asyatiri)

47. Al Syabsyabah (nama dari jenis pohon kurma yang istimewa dan masyarakat lebih suka kalau kurma itu dalam keadaan mengkal (setengah matang)

48. Al Syili (sebagai Fiil amer dengan makna bawalah atau ambillah)

49. Al Basyumailaj (terjadinya sebuah keramat dengan menggunakan selimut yang membawa seorang wali ke Mekkah untuk ibadah haji setelah kapal yang akan dia naiki sudah terlebih dahulu berangkat, Syamilah artinya selimut)

50. Al Syahabudin (nisbat kepada para ulama yang agung dan terkenal akan keluasan ilmu mereka dan mempunyai banyak karya tulis pada zamannya)

51. Al Basyaiban (berasal dari Syaibu yang artinya beruban, dinamakan Al Syaiban karena berusia lanjut dan mempunyai rambut putih yang menambah kewibawaan dan kewibawaan sang pemilik nama)

52. Al Syekh Abu Bakar bin Salim (karena seorang guru besar dalam ilmu agama dan seorang pemimpin, juga seorang sufi yang bergelar Wali Quthub), seperti Habib Umar bin Hafidz.

53. Al Syaikho dan Aal Bin Syaikhon (ada 5 orang yang memakai gelar ini)

54. Shahib Al Hamra’ (karena tinggal di Hamra nama kota yang terkenal di Yaman)

55. Shahib Al Huthoh (karena tingga di Huthoh daerah yang terletak di sebelah Barat kota Tarim, Hadramaut)

Baca juga: Sejarah Keturunan Nabi Muhammad di Indonesia Dipanggil Habib

56. Shahib Al Syi’ib (karena dimakamkan di Syi’ib tempat dimakamkan kakeknya yang bernama Imam Al Muhajir bin Isa, daerah tersebut terletak di antara kota Tarim dan Sewun)

57. Shahib Qasam (karena pindah dari Tarim ke Qasam)

58. Shahib Mirbath (karena tinggal di Marbath Zhufar)

59. Shahib Maryamah (karena tinggal di Maryamah suatu kota yang terletak dekat Sewun)

60. Al Basuroh (karena memiliki sebuah bungkusan (Surrah) yang selalu dijaga dan dibawa kemana saja beliau pergi dan isinya ternyata kitab-kitab agama).

61. Al Shulaibiyah (berasal dari kata Al Sholabu yang berarti teguh dalam menjalankan ajaran agama Islam).

62. Al Shafi Al Jufri (karena melekat yang suci (Safail Qalbu)

63. Al Shafi Assaqqaf/Assaggaf (karena beliau mempunyai kejernihan hati dan pikiran, kebersihan perasaan, kelembutan tabiat)

64. Al Thoha (bertabaruk kepada salah satu nama Rasulullah SAW)

65. Al Thahir (berasal dari nama Waliyullah bin Thahir bin Muhammad bin Hasyim bin Abdurrahman)

66. Al Adeni (karena hijrah dari kota Tarim ke kota Aden)

67. Al Azhamat Khan (Keluarga yang mulia dan terhormat yang saat itu berada di India kemudian hijrah ke Asia Tenggara)

68. Al Aqil/Agil ( diberikan kepada 4 orang)

69. Al Ba’aqil/Ba’agil (keturunan dari waliyullah Aqil bin Imam Abdurrahman Assegaf)

70. Al Ba’alawi (setiap yang bernasab kepada kepada Imam Alwi bin 68. Ubaidillah bin Ahmad bin Isa bin Muhammad bin Ali bin Jafar Shodiq sampai akhir nasab yang mulia disebut Ba’alawi)

Baca juga: 4 Tokoh Publik Keturunan Nabi Muhammad, Ulama hingga Negarawan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!