Membakar Kitab Suci Al-Qur'an: Kebebasan Atau Pelecehan?

Rabu, 25 Januari 2023 - 21:09 WIB
loading...
A A A
Contoh sederhana mungkin adalah ketika saya mengekspresikan kebebasan saya dalam berbicara (freedom of speech). Saya yakin jika memang saya bebas untuk berbicara. Dan tidak satupun yang bisa membungkam mulut saya (kecuali Allah tentunya dalam perspektif agama).

Tapi, ketika kata-kata yang keluar dari mulut saya menghina orang, maka itu bukan kebebasan lagi. Prilaku saya itu telah merendahkan nilai moralitas kemanusiaan. Dengan sendirinya berubah menjadi opresi (kezaliman) kepada orang lain.

Pada tataran inilah kita menilai bahwa menghina agama, Nabi dan/atau Kitab Suci, bukanlah kebebasan. Tapi merupakan immoralitas yang menyebabkan terjadi opresi kepada orang lain yang memuliakan agama (Tuhan, Nabi, Kitab Suci dll).

Saya akhiri dengan menegaskan kepada mereka yang melakukan pelecehan agama, Al-Qur'an, Nabi dan Rasul. Anda merasa pintar tapi sesungguhnya anda bodoh. Anda merasa beradab (civilized) tapi realitanya anda biadab. Dan ketahuilah buku yang Anda bakar itu tidak sedikit pun mengurangi kemuliaan Al-Qur'an. Kami memang marah karena itu adalah rasa alami sebagai manusia sekaligus kewajiban kami untuk membelanya.

Ketahuilah, Al-Qur'an itu Kalam Ilahi yang tak akan pernah dihanguskan. Maka ketika anda membakar buku, yakinlah Al-Qur'an takkan bisa terbakar. Karena Al-Qur'an ada dalam penjagaan Dia Yang Maha menjaga langit dan bumi.

Pada akhirnya Anda akan menyesal. Dan ada masa Anda akan sadar dan terkagum-kagum. Karena semakin anda melakukan upaya untuk meredam Al-Qur'an itu, cahayanya akan semakin menembus jutaan jiwa manusia di negaramu dan di seluruh penjuru dunia.

Kami akan terus jujur dengan nilai-nilai ajaran agama dan moralitas, serta nilai-nilai universal itu. Karenanya kami konsisten dengan ajaran agama dan moralitas kemanusiaan kami. Sehingga kami tidak pernah dan tak akan melecehkan agama dan keyakinan orang lain. Selain itulah adab kemanusiaan juga karena itu adalah ajaran agama kami.

Dan jika dengan kenyataan itu kalian terus memupuk kemarahan binasalah dengan kemarahan kalian (Ali Imran ayat 119)

Manhattan City, 24 Januari 2023

Baca Juga: Fakta Rasmus Paludan, Pelaku Pembakar Alquran Asal Swedia
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Berapa Lama Seluruh...
Berapa Lama Seluruh Ayat Al Quran Diturunkan? Ini Fakta di Balik 22 Tahun Perjalanannya!
Dukung Pemenuhan Kebutuhan...
Dukung Pemenuhan Kebutuhan Al-Qur'an, Sinar Mas Wakafkan 2.000 Mushaf kepada ICMI
Segera Hadir untuk Umat...
Segera Hadir untuk Umat Muslim, Al-Qur’an Terjemah Bahasa Betawi
Penjelasan Mulianya...
Penjelasan Mulianya Kedudukan Perempuan dalam Al-Qur'an
Wamenag Jelaskan Inovasi...
Wamenag Jelaskan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan
Rekomendasi
Bentuk Kesetiaan, Sepasang...
Bentuk Kesetiaan, Sepasang Kecoa Saling Kanibalisme Usai Kawin
Kuburan Muslim dari...
Kuburan Muslim dari Abad ke-8 Ditemukan di Prancis
Fenomena Alam Tandai...
Fenomena Alam Tandai 2 Peristiwa Penting di Kerajaan Majapahit
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Rasmus Paludan, Politisi...
Rasmus Paludan, Politisi Anti-Islam Kembali Membakar Alquran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved