Hagia Sophia dan Masjid-Masjid yang Menjadi Gereja
Rabu, 15 Juli 2020 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Demikian juga di Andalusia (Muslim di Spanyol). Menurut catatan Prof. Dr. Raghib As-Sirjani, dalam buku “Bangkit dan Runtuhnya Andalusia” juga tercatat bagaimana saat Cordova jatuh pada 23 Syawal 553 Hijriah, masjid jami’nya yang sangat megah dan besar diubah menjadi sebuah gereja oleh orang Kristen.
Baca juga: Erdogan: Jadi Masjid, Salat Pertama di Hagia Sophia 24 Juli
Terkait peristiwa bersejarah ini –dalam buku yang sama, disebutkan bahwa Abul Baqa’ Ar-Randi membuat kasidah tentang sebagai ratapan pada Andalusia. Salah satu baitnya berbunyi demikian:
Kampung halaman itu menjadi senyap dari Islam
yang marak adalah kekufuran
masjid-masjid sudah berubah menjadi gereja
dengan loncen dan papan salib
bahkan mihrab-mihrab pun menangis
mimbar-mimbar ikut meratap sedih
Berikut adalah beberapa Masjid yang telah diubah menjadi gereja.
Masjid Agung Cordoba
Sultan Abdurrahman I membeli tanah dan bangunan Kristen di Cordoba dan membangun masjid agung pada tahun 785. Ekstensi-ekstensi utama masjid ditambahkan pada abad ke-9 dan ke-10, sampai ekstensi terakhir pada abad ke-10 di bawah Al-Mansur.
![Hagia Sophia dan Masjid-Masjid yang Menjadi Gereja]()
Ketika orang-orang Kristen merebut Cordoba pada tahun 1236, Raja Ferdinand III dari Kastilia mengubah masjid tersebut menjadi sebuah katedral.
Kemudian, bangunan lain katedral dibangun di tengah-tengah masjid lama, mengonfigurasi Masjid-Katedral Cordoba saat ini.
Dulunya, masjid ini adalah masjid terbesar kedua di dunia setelah Masjid Agung Makkah pada sekitar abad ke-9, sampai Masjid Sultan Ahmed, Istanbul dibangun pada tahun 1588.
Masjid Bab Al- Mardum
Masjid ini dibangun di Toledo pada tahun 999, di masa Umayyah. Sebuah prasasti ditulis pada batu bata dalam aksara Kufic di fasad barat daya mengungkapkan detail pendirian masjid tersebut:
![Hagia Sophia dan Masjid-Masjid yang Menjadi Gereja]()
“Bismillah. Ahmad ibn Hadidi yang mendirikan masjid ini menggunakan hartanya sendiri, meminta hadiah di surga untuk itu dari Allah. Masjid dibangun dengan bantuan Allah di bawah arahan Musa ibn Alí, arsitek dan Sa’ada, dan berakhir di Muharraq pada 390 Hijriah”
Masjid ini diubah menjadi gereja sekitar tahun 1085. Terjadi ketika Toledo diserbu oleh orang-orang Kristen. Raja Spanyol Alfonso VIII memberikan bangunan masjid kepada Ordo Pelayanan Salib Suci pada tahun 1182. Elemen-elemen Kristen ditambahkan setelahnya seperti kubah setengah lingkaran di bagian atas altar dan mural dari tokoh-tokoh Kristen.
Baca juga: Hagia Sophia, Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah
Masjid Jami’ Martulah
Merupakan Masjid terbaik dan unik yang dapat ditemukan di Portugal, dengan campuran arsitektur Almohad dan Manueline pasca-Gotik.
![Hagia Sophia dan Masjid-Masjid yang Menjadi Gereja]()
Masjid yang terletak di Mertola ini terakhir dibangun kembali pada paruh kedua abad ke-12, tetapi beberapa elemen berasal dari abad ke-9.
Baca juga: Erdogan: Jadi Masjid, Salat Pertama di Hagia Sophia 24 Juli
Terkait peristiwa bersejarah ini –dalam buku yang sama, disebutkan bahwa Abul Baqa’ Ar-Randi membuat kasidah tentang sebagai ratapan pada Andalusia. Salah satu baitnya berbunyi demikian:
Kampung halaman itu menjadi senyap dari Islam
yang marak adalah kekufuran
masjid-masjid sudah berubah menjadi gereja
dengan loncen dan papan salib
bahkan mihrab-mihrab pun menangis
mimbar-mimbar ikut meratap sedih
Berikut adalah beberapa Masjid yang telah diubah menjadi gereja.
Masjid Agung Cordoba
Sultan Abdurrahman I membeli tanah dan bangunan Kristen di Cordoba dan membangun masjid agung pada tahun 785. Ekstensi-ekstensi utama masjid ditambahkan pada abad ke-9 dan ke-10, sampai ekstensi terakhir pada abad ke-10 di bawah Al-Mansur.

Ketika orang-orang Kristen merebut Cordoba pada tahun 1236, Raja Ferdinand III dari Kastilia mengubah masjid tersebut menjadi sebuah katedral.
Kemudian, bangunan lain katedral dibangun di tengah-tengah masjid lama, mengonfigurasi Masjid-Katedral Cordoba saat ini.
Dulunya, masjid ini adalah masjid terbesar kedua di dunia setelah Masjid Agung Makkah pada sekitar abad ke-9, sampai Masjid Sultan Ahmed, Istanbul dibangun pada tahun 1588.
Masjid Bab Al- Mardum
Masjid ini dibangun di Toledo pada tahun 999, di masa Umayyah. Sebuah prasasti ditulis pada batu bata dalam aksara Kufic di fasad barat daya mengungkapkan detail pendirian masjid tersebut:

“Bismillah. Ahmad ibn Hadidi yang mendirikan masjid ini menggunakan hartanya sendiri, meminta hadiah di surga untuk itu dari Allah. Masjid dibangun dengan bantuan Allah di bawah arahan Musa ibn Alí, arsitek dan Sa’ada, dan berakhir di Muharraq pada 390 Hijriah”
Masjid ini diubah menjadi gereja sekitar tahun 1085. Terjadi ketika Toledo diserbu oleh orang-orang Kristen. Raja Spanyol Alfonso VIII memberikan bangunan masjid kepada Ordo Pelayanan Salib Suci pada tahun 1182. Elemen-elemen Kristen ditambahkan setelahnya seperti kubah setengah lingkaran di bagian atas altar dan mural dari tokoh-tokoh Kristen.
Baca juga: Hagia Sophia, Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah
Masjid Jami’ Martulah
Merupakan Masjid terbaik dan unik yang dapat ditemukan di Portugal, dengan campuran arsitektur Almohad dan Manueline pasca-Gotik.

Masjid yang terletak di Mertola ini terakhir dibangun kembali pada paruh kedua abad ke-12, tetapi beberapa elemen berasal dari abad ke-9.
Lihat Juga :