Profil Muhammad Siddeeq, Ulama Amerika yang Tuntun Mike Tyson Mengucapkan 2 Kalimat Syahadat
Selasa, 31 Januari 2023 - 16:37 WIB
loading...
Imam Muhammad Siddeeq, ulama Amerika yang tuntun mike Tyson ucapkan 2 kalimat syahadat. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Imam Muhammad Siddeeq adalah ulama Amerika Serikat yang menuntun Mike Tyson mengucapkan 2 kalimat syahadat pada tahun 1995. Beliau lahir pada 21 Juni 1937 di Hill District of Pittsburgh dengan nama Clark Moore. Ayahnya, adalah James dan ibunya, Hilda Moore. Siddeeq dibesarkan di tengah keluarga Kristen .
Laman indianapolisrecorder.com menyebut Siddeeq adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Kakaknya, Jimmy Wayne dan Ronald, sering menggambarkannya dirinya sebagai orang yang cerdas dan bertekad melebihi usianya, bahkan di masa kanak-kanak.
Siddeeq wafat pada 30 Juli 2020. Dan tatkala beliau wafat, ratusan pelayat melepasnya. Mereka dari berbagai kota, terutama Indianapolis. Termasuk dari New York, Washington DC, Tallahassee, Florida, dan kampung halamannya di Pittsburgh. Muhammad Siddeeq adalah ayah dari 22 anak, 82 cucu dan 39 cicit.
Baca juga: Warith Deen Mohammed, Imam Amerika yang Ubah Nation of Islam Jadi Islam Sunni
Siddeeq adalah seorang Imam yang energik dan bersemangat. Beliau juga seorang murid yang rajin dan pendukung lama kepemimpinan Imam WD Mohammed di Nation of Islam.
Siddeeq bersama Farrakhan dan Akbar Muhammad adalah anggota asli Nation of Islam. Farrakhan mengirim kata-kata yang mengungkapkan cinta dan kekaguman timbal balik yang dia dan Siddeeq miliki satu sama lain. Dia juga mengungkapkan bahwa hanya masalah kesehatan yang membuatnya tidak bisa hadir secara pribadi.
Siddeeq memiliki kecintaan khusus pada ilmu dan pertumbuhan spiritual, cinta yang ditanamkan dalam dirinya oleh orang tuanya. Ia dibesarkan dalam keluarga Kristen di bawah bimbingan ayah tirinya, Nelson Morgan, dan ibunya, Hilda, yang rutin ke gereja.
Terinspirasi oleh apa yang dia pelajari tentang Tuhan di rumah dan di gereja, kehausannya akan pemahaman spiritual tumbuh hingga dia mulai meneliti agama-agama dunia secara mendalam.
Selama perjalanan penemuan spiritual ini, dia bertemu dan kemudian menikahi istri tercintanya selama 54 tahun, Fareedah, yang sebelumnya dikenal sebagai Delores Edwina Boykin.
Baca juga: Kisah Mualaf Amerika Robert Dickson Crane, Mulanya Muak terhadap Islam
Laman indianapolisrecorder.com menyebut Siddeeq adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Kakaknya, Jimmy Wayne dan Ronald, sering menggambarkannya dirinya sebagai orang yang cerdas dan bertekad melebihi usianya, bahkan di masa kanak-kanak.
Siddeeq wafat pada 30 Juli 2020. Dan tatkala beliau wafat, ratusan pelayat melepasnya. Mereka dari berbagai kota, terutama Indianapolis. Termasuk dari New York, Washington DC, Tallahassee, Florida, dan kampung halamannya di Pittsburgh. Muhammad Siddeeq adalah ayah dari 22 anak, 82 cucu dan 39 cicit.
Baca juga: Warith Deen Mohammed, Imam Amerika yang Ubah Nation of Islam Jadi Islam Sunni
Siddeeq adalah seorang Imam yang energik dan bersemangat. Beliau juga seorang murid yang rajin dan pendukung lama kepemimpinan Imam WD Mohammed di Nation of Islam.
Siddeeq bersama Farrakhan dan Akbar Muhammad adalah anggota asli Nation of Islam. Farrakhan mengirim kata-kata yang mengungkapkan cinta dan kekaguman timbal balik yang dia dan Siddeeq miliki satu sama lain. Dia juga mengungkapkan bahwa hanya masalah kesehatan yang membuatnya tidak bisa hadir secara pribadi.
Siddeeq memiliki kecintaan khusus pada ilmu dan pertumbuhan spiritual, cinta yang ditanamkan dalam dirinya oleh orang tuanya. Ia dibesarkan dalam keluarga Kristen di bawah bimbingan ayah tirinya, Nelson Morgan, dan ibunya, Hilda, yang rutin ke gereja.
Terinspirasi oleh apa yang dia pelajari tentang Tuhan di rumah dan di gereja, kehausannya akan pemahaman spiritual tumbuh hingga dia mulai meneliti agama-agama dunia secara mendalam.
Selama perjalanan penemuan spiritual ini, dia bertemu dan kemudian menikahi istri tercintanya selama 54 tahun, Fareedah, yang sebelumnya dikenal sebagai Delores Edwina Boykin.
Baca juga: Kisah Mualaf Amerika Robert Dickson Crane, Mulanya Muak terhadap Islam
Lihat Juga :