Inilah Cara Berdakwah Muslimah Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Kamis, 02 Februari 2023 - 10:09 WIB
loading...
Inilah Cara Berdakwah...
Cara berdakwah kaum muslimah harus meniru cara Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, yakni dengan sikap yang lemah lembut. Foto ilustrasi/ist
A A A
Cara berdakwah kaum muslimah hendaknya meniru cara Rasulullah Shallahu'alaihi wa Sallam, yakni dengan sikap yang lemah lembut namun tetap tegas.. Misalnya, sikapnya santun saat bertutur kata. Berbicara pada orang lain sesuai tingkat pemahaman yang didakwahi

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَا نْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَا عْفُ عَنْهُمْ وَا سْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَ مْرِ ۚ فَاِ ذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ


"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampun untuk mereka, dan bermusyawaralah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal."(QS. Ali 'Imran : 159).

Baca juga: Surat Adh-Dhuha : Bukti Kecintaan Allah SWT pada Perjuangan Dakwah Rasulullah

Dalam kitab kumpulan fatwa Syekh Abdul Aziz bin Baz, beliau menegaskan, zaman ini adalah zaman lemah lembut , kesabaran, dan hikmah, bukan masanya kekerasan, sebab kebanyakan manusia berada dalam kebodohan, kelalaian, dan lebih banyak mengedepankan urusan dunia.

"Diharuskan untuk banyak bersabar dan lemah lembut sehingga dakwah bisa tersebar dan sampai kepada manusia dan mereka menjadi mengerti. Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah-Nya kepada semua," tegas Syekh bin Baz.

Dari Abdullah bin Mas’ud ra., Rasulullah Shallahu'alaihi wa Sallam bersabda :

“Maukah kalian aku tunjukkan orang yang haram baginya tersentuh api neraka? Para sahabat berkata, ‘Mau, wahai Rasulullah! Beliau menjawab, ‘Yang haram tersentuh api neraka adalah, orang yang hayyin, layyin, qarib, dan sahl.’” (HR Tirmidzi)

Menurut Nabi, Hayyin adalah orang yang selalu tenang jiwanya dan sikapnya. Layyin adalah lemah lembut dan santun tutur katanya. Qarib adalah ramah dan murah senyum. Dan Sahl adalah memudahkan urusan orang lain.

Tentang layyin (lemah lembut) ini, menjadi hal terpenting yang harus diperhatikan oleh muslimah dalam berdakwah. Kelembutan dalam berdakwah ini dibutuhkan karena tabiat manusia tidak ada yang pernah senang dan menginginkan kekerasan.

Bahkan orang yang berdakwah dengan cara yang kasar, gegabah juga tidak ingin jika diperlakukan dengan perilaku tidak menyenangkan.

Dari Aisyah radhiyallahu'anha. bahwa Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya tidaklah kelemah lembutan itu ada pada sesuatu melainkan ia akan memperindahnya, dan tidaklah kelemah lembutan itu dicabut dari sesuatu melainkan akan memperburuknya.” (HR Muslim).

Jadi, kewajiban Muslimah bukan hanya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Namun, Muslimah juga memiliki tanggung jawab lain yang hukumnya juga wajib yaitu turut aktif melakukan dakwah.

Muslimah juga mesti berusaha mempersiapkan anaknya menjadi pejuang Islam merupakan penyumbang besar dalam proses perubahan masyarakat. Dan juga eranan untuk membimbing di masyarakat. Muslimah juga akan turut berjuang bersama muslimah lainnya untuk membentuk para pendukung dakwah Islam.

Dakwah dan peran muslimah ini untuk mewujudkan masyarakat Islam secara bersama-sama sesama muslim. Para muslimah harus menjadi pemberi nasihat yang baik di keluarga dan masyarakat.

Rasulullah bersabda :

“Agama itu nasihat”. Para sahabat bertanya, kepada siapa ya Rasulullah?’ Beliau menjawab: “Kepada Allah dan Rasul-Nya, para pemimpin kaum Muslim dan rakyat mereka.” (HR Bukhari).

Tentunya, dakwah muslimah harus bersifat layyin, seperti hadis di atas. Bersikap layyin, meski benar tapi tetap bersikap santun. Karena sesunguhnya iiwa yang dirindukan surga ialah orang yang bersikap dan berkata lembut (layyin).

Baca juga: 5 Cara Berdakwah Nabi Muhammad yang Patut Ditiru

Wallahu'alam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Nanti Malam Takbiran,...
Nanti Malam Takbiran, Muslimah Boleh Lho Ikutan!
Pengin Cantik Alami?...
Pengin Cantik Alami? 6 Amalan Ini Bisa Diamalkan Kaum Muslimah
7 Amalan Wanita Haid...
7 Amalan Wanita Haid di Hari Lebaran, Sayang untuk Dilewatkan!
3 Hal Harus Dihindari...
3 Hal Harus Dihindari Kaum Wanita saat Merayakan Idulfitri, Apa Itu?
Rekomendasi
Ilmuwan Ungkap Pemicu...
Ilmuwan Ungkap Pemicu Rusia Diguncang Gempa Bumi Dahsyat
Isyarat Aneh Muncul...
Isyarat Aneh Muncul dari Langit, Ada Apa dengan Alam Semesta?
Ini Tanda-tanda Orang...
Ini Tanda-tanda Orang yang Akan Meninggal Menurut Sains
Artikel Terkini
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved