Gempa Bumi Bukanlah Azab, Berikut Penjelasan Gus Baha

Kamis, 09 Februari 2023 - 17:34 WIB
loading...
Gempa Bumi Bukanlah...
Seorang warga Turki duduk di atas reruntuhan bangunan di Diyarbakir Turki akibat gempa mengguncang wilayah itu. Foto/dok Reuters
A A A
Gempa bumi bukanlah azab seperti yang pernah menimpa umat Nabi terdahulu karena durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya. Peristiwa gempa bumi merupakan kuasa dan kehendak Allah Ta'ala.

Setiap muslim hendaknya tidak cepat beranggapan bahwa gempa bumi merupakan azab. Allah memang kuasa menurunkan azab, akan tetapi Rahmat-Nya sangat luas dan selalu mengalahkan murka-Nya.

Dalam Al-Qur'an ditegaskan, "Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. At-Taghabun ayat 11)

Menurut ilmu sains, gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat adanya pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba. Peristiwa ini disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi) yang menciptakan gelombang seismik.

Ulama ahli tafsir Al-Qur'an asal Rembang, Gus Baha (KH Ahmad Bahauddin Nursalim) menjelaskan peristiwa gempa bumi dalam satu kajiannya di kanal YouTube. Ketika terjadi gempa di satu wilayah atau daerah, tidak boleh langsung dikatakan Allah telah menurunkan azab kepada penduduk di daerah tersebut.

Ketika Allah menjelaskan suatu kejadian atau peristiwa azab biasanya menggunakan dua cara. Pertama, menjelaskan bahwa Allah berkuasa menurunkan azab bisa dengan cara apa saja, tidak harus berupa bencana alam. Jadi Allah adalah Dzat yang kuasa mendatangkan azab dari sisi atas, misalnya meteor jatuh, dan lainnya. "Tentu Allah mampu," kata Gus Baha.

Atau dari bawah misalnya ditelan bumi dan lain sebagainya. Dan ini yang sering terjadi, Allah menjadikan kalian manusia saling tidak cocok kemudian saling membunuh. Hal ini menjelaskan bahwa Allah menurunkan azab bisa dengan cara apa saja, tidak harus berupa bencana alam.

Kedua, Allah selalu mengingatkan tentang potensi dan faktual. Azab itu potensi. Yang namanya potensi bisa terjadi kapan saja atau bisa juga tidak terjadi. Ada juga yang diceritakan Allah sebagai faktual, inilah yang disebut Rohmah (rahmat), yakni rahmat itu pasti akan selalu terjadi dan terus terjadi. Allah memastikan diri-Nya pelaku rahmat bahkan Allah telah mewajibkan pada diri-Nya sendiri sebagai pemberi rahmat.

Sehingga suatu kejadian seperti gempa belum tentu azab. Dan tidak boleh menuduh penduduk terkena bencana atau gempa sebagai pelaku dosa dan pelaku maksiat. Bisa jadi azab diturunkan untuk meringankan hisab (di hari kiamat).

"Jadi kalau Allah menceritakan azab, itu hanya potensi. Bisa diazab bisa juga tidak. Allah (menggunakan) redaksi: 'Aku mampu memberi azab," kata Gus Baha.

Firman Allah ketika menggunakan istilah "Aku mampu" menurut Gus Baha tidak harus terjadi, akan tetapi berpotensi terjadi. Oleh karena itu ketika berbicara azab, cukup berbicara potensinya saja, misalnya keingkaran manusia dapat berpotensi mendatangkan Azab Allah.

Tidak perlu menilai bahwa suatu kejadian merupakan azab Allah kepada orang yang ingkar. Sebab, apakah itu azab atau bukan, itu urusan Allah. "Kamu tidak usah sok suci dengan kata "bima kafartum" (keingkaranmu) itu urusannya Tuhan," ucap Gus Baha.

Bisa jadi musibah yang menimpa seorang mukmin itu dinilai sebagai kafarat (penghapus dosa). Allah mampu mengazab siapa saja. Dan kita tidak berhak menilai azab itu karena dosanya orang itu karena itu urusan Allah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mana Lebih Utama, Seekor...
Mana Lebih Utama, Seekor Kambing atau Patungan Satu Sapi untuk Hewan Kurban?
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Menyikapi Perayaan Tahun...
Menyikapi Perayaan Tahun Baru Masehi, Simak Penjelasan Buya Yahya dan Gus Baha Ini
Kapan Waktu Terbaik...
Kapan Waktu Terbaik Puasa Rajab? Simak di Sini!
Teks Khotbah Jumat:...
Teks Khotbah Jumat: Makna Takdir dan Musibah sebagai Ujian Kehidupan
Kumpulan Ayat-Ayat Al-Quran...
Kumpulan Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Bencana dan Musibah
Rekomendasi
Warna Laut Teluk Persia...
Warna Laut Teluk Persia Berubah Jadi Merah Darah
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Sekali Sedot Habiskan...
Sekali Sedot Habiskan Darah Mangsanya, Fosil Nyamuk Zaman Dinosaurus Ditemukan
Artikel Terkini
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved