15 Bacaan Zikir Petang Lengkap Sesuai Tuntunan Nabi SAW, Yuk Amalkan!

Minggu, 19 Februari 2023 - 17:06 WIB
loading...
A A A
Artinya "Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” (QS. An-Naas: 1-6).

3. Membaca Amsyana Wa Amsal Mulku (1 X)

أَمسَيْنَا وَأَمسَى الْمُلكُ للهِ، وَالحَمْدُ لِلَّهِ، لاَإِلَه إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلى كُلِّ شَيءٍ قَدِيرٍ، رَبِّ أَسأَلُكَ خَيرَ مَا فِي هَذِهِ الَّيلَةِ، وَخَيْرَ مَا بَعدَهَا، وَأعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَهِ الَّيلَةِ، وَشَرِّ مَا بَعدَهَا، رَبِّ أعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسَلِ، وَسُوءِ الكِبَرِ، رَبِّ أعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ في النَار، وَعَذَابٍ فِي القَبرِ.


Amsaynaa wa amsal mulku lillaah, wal hamdu lillaah, laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku, wa lahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syai-in qodiir, robbi as–aluka khoiro maa fiihaadzihil lailah wa khoiro maa ba’daha, wa ‘audzubika min syarri ma fii haadzihil lailah wa syarri ma ba’daha, robbii ‘audzubika minal kasali wasuu–ul kibar robbi ‘audzu bika min ‘adzabinnaar wa ‘adzaabin filqobr.

Artinya :“Kami telah memasuki waktu sore (petang) dan kerajaan hanya milik allah, segala puji hanya milik allah. Tidak ada ilah (yang berhak diibadahi dengan benar)kecuali allah yang Maha Esa,yang tiada sekutu baginya. Baginya kerajaan dan Baginya pujian. Dialah yang mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, Aku memohon kepadamu kebaikan pada malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, sungguh aku berlindung kepadamu dari kemalasan dan keburukan dihari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepadamu dari siksa dineraka dan siksa dikubur.”

4. Membaca Allahuma Bika Amsaynaa (1X)

اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَينَا وَبِكَ أَصبَحنَا وَبِكَ نَحيَا وَبِكَ نَمُوتُ وَإِلَيْكَ المَصِيرِ


Allahumma bika amsayna wabika asbahna wabika nahyaa wabika namuutu wailaihil masiir.

“Ya Allah, hanya dengan rahmatmu pertolonganmu kami memasuki sore (petang), dan dengan rahmat dan pertolonganmu kami memasuki pagi, hanya dengan rahmat dan kehendakmu kami hidup, dan dengan rahmat dan kehendakmu kami mati, dan hanya kepadamu lah tempat kembali (semua makhluk).”(HR Bukhari, no. 1199 dalam kitab Adabul Mufrad)

5. Membaca Sayyidul Istghfar (1X)

اللَّهُمَّ أَنتَ رَبِّي لاَإِلَهَ إِلاَّ أَنتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعدِكَ مَا اْستَطَعتُ أَعُوذُبِكَ مِن شَرِّ مَاصَنَعتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعمَتِكَ عَلَيَّ وَأبُوءُ بِذَنبِي فَاغفِرلِي فَإِنَّهُ لاَ يَغفِرُ الذُنُوبَ إلاَّ أَنتَ


Allahumma anta robbi laa ilaaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. ‘Audzu bika min syarri maa sona’tu. Abu-u ulaka bini’matika ‘alayya wa abu-u ubidzanbii faghfirlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

Artinya : “Ya Allah engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hambamu. Aku yakin dengan janjimu dan aku akan setia pada perjanjianku kepadamu semampuku. Aku berlindung kepadamu dari keburukan apa yang aku perbuat. Aku mengakui nikmatmu (yang diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Dan sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali engkau.”

6. Membaca Doa 'Afiat (Allohuma 'Aafinii) 3X

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمعِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي لاَإِلَهَ إلاَّ أَّنتَ اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكُفرِ وَالفَقرِ اَللَّهُمَّ إِنِّي أعُوذُ بِكَ مِن عَذَابِ القَبرِ لاَإِلَهَ إلاَّأنتَ


Allahumma ‘aafinii fii badanii Allahumma ‘aafinii fii sam’ii Allahumma ‘aafinii fii bashorii, Laa ilaaha illa anta Allahumma inni a’uudzubika minal kufri wal faqri Allahumma innii ‘audzu bika min ‘adzabil qabri laa ilaaha illa anta.

Artinya : “Ya Allah selamatkanlah tubuhku ini (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan), Ya Allah selamatkanlah pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau dari apa yang tidak aku inginkan), Ya Allah selamatkanlah penglihatanku, tiada ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau, Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari kekufuran dan kefakiran. Ya Allah Aku berlindung kepada mu dari siksa kubur, tiada ilah (yang berhak iibadahi dengan benar) kecuali Engkau.” (HR Bukhari, no. 701 dalam kitab Adabul Mufrad)

7. Membaca Allahumma Inni As Alukal 'Afwa Wal A'fiyyah (1X)

اللَّهُمَّ إنّي أَسْأَلُكَ العَفوَ وَالعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالأَخِرَة اللَّهُمَّ إنِّي أسأَلُكَ العَفوَ وَالعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنيَايَ وَأَهلِي وَمَالِي اَللَّهُمَّ اسْتُر عَورَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِن بَينِ يَدَيَّ وَمِن خَلفِي وَعَن يَمِيْنِي وَعَن شِمَالِي وَمِن فَوقِي وَأعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَن أُغتَالَ مِن تَحتِي


Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunya wal aakhiroh. Allahumma inni as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wamaalii Allahummas-tur ‘awrootii wa aaamin row’aati. Allahummahfadzhnii min bayni yadayya wa min kholfi wa ’an yamiinii wa ‘an syimaalii wamin fawqii wa ’adzubii’dzomatika an ughtaala min tahtii.

Artinya :“Ya Allah sesungguhnya aku mohon maaf ampunan dan keselamatan didunia dan diakhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon maaf ampunan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan harta bendaku. Ya Allah tutupilah auratku (aib atau sesuatu yang tidak layak dilihat orang lain) dan tentramlah aku dari rasa takut, Ya Allah peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri, dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaranmu, agar aku tidak disambar dari bawahku (yakni aku belindung dari dibenamkan kedalam bumi).”

8. Membaca Allahumma 'Alimal Ghoibi Was Syahadh (1 X)

اللَّهُمَّ عَالِمَ الغَيبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَمَاوَاتِ وَالأَرْضِ رَبَّ كُلَّ شَيءٍ وَمَلِيكَهُ أَشهَدُ أن لاَإِلَهَ إِلاَّ أنتَ أّعُوذُ بِكَ مِن شَرِّ نَفسِي وَمِن شَرِّ الشَّيطَانِ وَشِركِهِ وَأَن أَقتَرِفَ عَلَى نَفسِي سُوءًا أوْ أَجُرَّهُ إلى مُسلِمٍ


Allahumma ‘aalimal ghoibi wasy syahaadah faathiross samaawaati wal ardh. robba kulli syai-in wa maliikahu Asyhadu alla ilaaha illaa anta a’udzubika minsyarri nafsii wa min syarrisy syaithooni wa syirkih wa an aqtarifa ‘ala nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslimin.

Artinya : “Ya Allah yang Maha Mengetahui sesuatu yang ghaib dan yang nyata, wahai rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya, Aku bersaksi bahwa tiada ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau, Aku berlindung kepadamu dari kejahatan diriku, kejahatan syaitan dan ajakannya menyekutukan Allah, dan (aku berlindungkepadamu) dari berbuat keburukan atas diriku, atau mendorong seorang muslim padanya (berbuat keburukan tersebut).”

9. Membaca Bismillahil Ladzi Laa Yadhurru (3X)

بِسمِ اللَّهِ الَّذِي لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيءٌ فِي الأَرضِ وَلاَ في السَمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ العَليمُ


Bismillahilladzii laa yadhurru ma ‘asmihi syai-un fil ardhi wa laa fiss samaa’ wa huwas samii’ul a’liim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Zikir, Amalan Ringan...
Zikir, Amalan Ringan yang Pahalanya Berat di Timbangan Amal
7 Bacaan Zikir Istimewa,...
7 Bacaan Zikir Istimewa, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Lagi Mengalami Kesulitan...
Lagi Mengalami Kesulitan Hidup? Perbanyak Baca Zikir Ini!
Bacaan Ratib Al Hadaad...
Bacaan Ratib Al Hadaad Lengkap, Amalan Zikir Pembuka Hati dan Penolak Bala
Usia Anda Sudah 40 Tahun?...
Usia Anda Sudah 40 Tahun? Ini Zikir yang Cocok!
Bacaan Wirid dan Zikir...
Bacaan Wirid dan Zikir setelah Salat Subuh Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahan
Rekomendasi
Terumbu Karang Purba...
Terumbu Karang Purba Berusia 800 Tahun Ditemukan di Laut Merah
Penjelasan Tentang Lubang...
Penjelasan Tentang Lubang Hitam yang Ada Dalam Al-Qur’an
Bagian Matahari yang...
Bagian Matahari yang Belum Pernah Dilihat Manusia Menampakan Wujudnya
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved