Kisah Sufi: Sanggahan Orang Berpengetahuan Lebih Bernilai Ketimbang Dukungan si Bodoh
Minggu, 19 Februari 2023 - 19:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Sufi, Putri yang Tidak Patuh
Orang yang diselamatkan itu berkata, "Kalau kau tadi memberitahuku, aku tentu akan menerima perlakuanmu itu dengan rasa terima kasih."
Si penunggang kuda menjawab, "Kalau tadi aku mengatakannya, kau tidak akan percaya. Atau, kau akan lumpuh ketakutan. Atau, lari pergi. Atau, malah tidur lagi untuk melupakannya. Dan tidak akan ada waktu lagi untuk menolongmu."
Sambil memacu kudanya, pengendara misterius itu pergi berlalu.
Salim Abdali (1700-1765) menyebabkan para Sufi menerima cemooh dari para cendekia karena pernyataannya bahwa seorang guru Sufi bisa mengetahui apa yang salah pada seseorang, dan mungkin harus bertindak cepat dan secara paradoks untuk menolong orang itu, dan karenanya bisa menimbulkan kemarahan mereka yang sebenarnya tidak mengetahui apa yang ia lakukan.
Idries Shah mengatakan kisah ini dikutip oleh Abdali dari Rumi. Bahkan hari ini, mungkin tidak banyak orang yang akan mengakui pernyataan yang tersirat dalam kisah ini. Namun, pernyataan ini telah diterima, dalam bentuk yang berbeda-beda, oleh semua sufi.
Mengomentari hal ini, Guru Haidar Gul hanya mengatakan, "Ada batasan di mana tidak baik bagi manusia untuk menyembunyikan kebenaran hanya agar tidak menyinggung perasaan mereka yang pikirannya tertutup."
Baca juga: Kisah Sufi: Berharga dan Tak Berharga
Orang yang diselamatkan itu berkata, "Kalau kau tadi memberitahuku, aku tentu akan menerima perlakuanmu itu dengan rasa terima kasih."
Si penunggang kuda menjawab, "Kalau tadi aku mengatakannya, kau tidak akan percaya. Atau, kau akan lumpuh ketakutan. Atau, lari pergi. Atau, malah tidur lagi untuk melupakannya. Dan tidak akan ada waktu lagi untuk menolongmu."
Sambil memacu kudanya, pengendara misterius itu pergi berlalu.
Salim Abdali (1700-1765) menyebabkan para Sufi menerima cemooh dari para cendekia karena pernyataannya bahwa seorang guru Sufi bisa mengetahui apa yang salah pada seseorang, dan mungkin harus bertindak cepat dan secara paradoks untuk menolong orang itu, dan karenanya bisa menimbulkan kemarahan mereka yang sebenarnya tidak mengetahui apa yang ia lakukan.
Idries Shah mengatakan kisah ini dikutip oleh Abdali dari Rumi. Bahkan hari ini, mungkin tidak banyak orang yang akan mengakui pernyataan yang tersirat dalam kisah ini. Namun, pernyataan ini telah diterima, dalam bentuk yang berbeda-beda, oleh semua sufi.
Mengomentari hal ini, Guru Haidar Gul hanya mengatakan, "Ada batasan di mana tidak baik bagi manusia untuk menyembunyikan kebenaran hanya agar tidak menyinggung perasaan mereka yang pikirannya tertutup."
Baca juga: Kisah Sufi: Berharga dan Tak Berharga
(mhy)
Lihat Juga :