Perbedaan Tradisi Ruwahan Islam dengan Hindu

Senin, 06 Maret 2023 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Penganut agama Islam di Dusun Gamping Kidul dan Dusun Geblagan terdiri dari dua golongan, yakni agama Islam Santri dan Islam Abangan. Islam Santri yaitu pemeluk agama Islam yang secara keseluruhan mengikuti ajaran-ajaran Islam. Sedangkan Islam Abangan yaitu sebagai ajaran orang Jawa yang tidak dapat meninggalkan kepercayaan aslinya, dengan keyakinan konsep-konsep dan sistem upacara serta ritus agama Islam.

Oleh karena itu, sebagian kecil pemeluk agama Islam pada dua dusun ini masih menjalankan sesaji serta kelengkapanya termasuk membakar kemenyan, menabur bunga pada masing-masing nisan para leluhurnya. Tujuan tradisi ini untuk mendapatkan keselamatan, ketentraman dalam lingkungan para leluhurnya.

Baca juga: Asal-usul Syaban Disebut Ruwah Menurut Gus Baha

Walisongo

Sekadar mengingatkan, nyadran berasal dari bahasa Sanskerta, sraddha yang artinya keyakinan. Dalam bahasa Jawa, nyadran berasal dari kata sadran yang artiya ruwah Syaban.

Pada awalnya, nyadran dilakukan masyarakat Hindu-Budha. Sejak abad ke-15 Walisongo menggabungkan tradisi tersebut dengan dakwahnya, agar agama Islam dapat dengan mudah diterima.

Pada awalnya para wali berusaha meluruskan kepercayaan yang ada pada masyarakat Jawa saat itu tentang pemujaan roh yang dalam agama Islam yang dinilai musyrik. Agar tidak berbenturan dengan tradisi Jawa saat itu, maka para wali tidak menghapuskan adat tersebut, melainkan menyelaraskan dan mengisinya dengan ajaran Islam, yaitu dengan pembacaan ayat Al-Quran, tahlil, dan doa. Nyadran dipahami sebagai bentuk hubungan antara leluhur dengan sesama manusia dan dengan Tuhan.

Baca juga: Sejarah Peringatan Nisfu Syaban dan Pencetusnya
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Mengapa Orang Jawa Menyebut...
Mengapa Orang Jawa Menyebut Bulan Syaban dengan Kata Ruwah?
Selamat Datang Syaban...
Selamat Datang Syaban 1447 Hijriah, Momentum Berbenah Menuju Bulan Ramadan
Hadis Shahih Tentang...
Hadis Shahih Tentang Keutamaan Bulan Syaban, Simak Penjelasannya di Sini!
Cara Orang Bisu Masuk...
Cara Orang Bisu Masuk Islam, Bagaimana Syahadatnya?
Promosi Islam ala Muslim...
Promosi Islam ala Muslim Asia Tenggara
Rekomendasi
Viral! Pesawat Tiba-tiba...
Viral! Pesawat Tiba-tiba Berhenti Bergerak di Langit Australia
Mirip Mukjizat Nabi...
Mirip Mukjizat Nabi Musa, Temuan Tongkat Ular Ini Diyakini Milik Orang Sakti
Penjelasan Tentang Lubang...
Penjelasan Tentang Lubang Hitam yang Ada Dalam Al-Qur’an
Artikel Terkini
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved