Doa dan Zikir Malam Lailatulqadar
Selasa, 11 April 2023 - 14:02 WIB
loading...
Doa dan zikir malam lailatulqadar berdasarkan sunnah nabi. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Doa dan zikir malam Lailatulqadar ini dapat dibaca dari sekarang untuk menghidupkan 10 hari terakhir Ramadan . Rasulullah SAW juga menganjurkan kita untuk salat sunnah (qiyam) pada malam Lailatulqadar.
Lailatulqadar memiliki keistimewaan sangat besar sebagaimana dibadikan dalam Surat Al-Qadr :"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." Artinya, ibadah pada malam itu lebih baik dari ibadah 83 tahun lebih (1000 bulan).
Rasulullah SAW berpesan agar umat Muslim bersungguh-sungguh meraih Lailatul Qadar tersebut. Dalam satu hadis beliau bersabda:"Carilah Lailatulqadar itu dalam malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan." (HR Al-Bukhari)
Baca juga: Panduan I’tikaf untuk Meraih Lailatulqadar
Imam an-Nawawi dalam Al-Adzkar menyebutkan, Rasulullah SAW menganjurkan kaum muslim memperbanyak doa memohon ampun dan zikir.
Doa ini langsung diajarkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha pernah bertanya kepada Baginda Nabi. "Ya Rasulullah, seandainya aku bertepatan dengan malam Lailatulqadar, doa apa yang aku perlu baca?
Rasulullah SAW berkata: ucapkanlah (doa berikut):
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai kemaafan, maka maafkan aku." (HR at-Tirmidzi dan Ibu Majah)
Baca juga: Tanda Kehadiran Lailatulqadar: Apa Malam Kemuliaan Itu?
Zikir Lailatul Qadar
Imam an-Nawawi juga menjelaskan amalan-amalan lainnya yaitu memperbanyak membaca Al-Qur'an, zikir dan doa-doa yang bermanfaat diri sendiri dan untuk umat Islam. Doa dan zikir ini dianjurkan dibaca setiap hari selama Ramadan, dengan harapan bertepatan dengan malam Lailatulqadar.
أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلَهَ إِلاَّ اللّه، أَسْتَغْفِر ُ اللّه، أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ
Asyhadu alla ilaha ilallah, astagfirullah, as aluka ridhoka wal jannah, wa auzubika min sakhathika wannaar
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Aku memohon ampunan Allah. Tuhanku, aku memohon rida dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu."
Baca juga: Mengajarkan dan Mengajak Anak Menghidupkan Lailatulqadar
Lailatulqadar memiliki keistimewaan sangat besar sebagaimana dibadikan dalam Surat Al-Qadr :"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." Artinya, ibadah pada malam itu lebih baik dari ibadah 83 tahun lebih (1000 bulan).
Rasulullah SAW berpesan agar umat Muslim bersungguh-sungguh meraih Lailatul Qadar tersebut. Dalam satu hadis beliau bersabda:"Carilah Lailatulqadar itu dalam malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan." (HR Al-Bukhari)
Baca juga: Panduan I’tikaf untuk Meraih Lailatulqadar
Imam an-Nawawi dalam Al-Adzkar menyebutkan, Rasulullah SAW menganjurkan kaum muslim memperbanyak doa memohon ampun dan zikir.
Doa ini langsung diajarkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha pernah bertanya kepada Baginda Nabi. "Ya Rasulullah, seandainya aku bertepatan dengan malam Lailatulqadar, doa apa yang aku perlu baca?
Rasulullah SAW berkata: ucapkanlah (doa berikut):
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai kemaafan, maka maafkan aku." (HR at-Tirmidzi dan Ibu Majah)
Baca juga: Tanda Kehadiran Lailatulqadar: Apa Malam Kemuliaan Itu?
Zikir Lailatul Qadar
Imam an-Nawawi juga menjelaskan amalan-amalan lainnya yaitu memperbanyak membaca Al-Qur'an, zikir dan doa-doa yang bermanfaat diri sendiri dan untuk umat Islam. Doa dan zikir ini dianjurkan dibaca setiap hari selama Ramadan, dengan harapan bertepatan dengan malam Lailatulqadar.
أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلَهَ إِلاَّ اللّه، أَسْتَغْفِر ُ اللّه، أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ
Asyhadu alla ilaha ilallah, astagfirullah, as aluka ridhoka wal jannah, wa auzubika min sakhathika wannaar
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Aku memohon ampunan Allah. Tuhanku, aku memohon rida dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu."
Baca juga: Mengajarkan dan Mengajak Anak Menghidupkan Lailatulqadar
(mhy)
Lihat Juga :