Tradisi Syawalan di Pesisir Jawa Tak Sekadar Pesta

Selasa, 25 April 2023 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Tradisi Syawalan (lomban) di Jepara selain sebagai ungkapan syukur pada Tuhan, juga dimaksudkan sebagai peringatan terhadap kepahlawan Ratu Kalinyamat yang beberapa kali melakukan penyerangan terhadap Malaka yang dikuasai bangsa penjajah, Portugis.

Di Cilacap dikenal dengan sebutan sedekah laut dan dilaksanakan pada bulan Syuro, pada hari Selasa atau Jum’at Kliwon, bukan pada bulan Syawal. Sedekah laut di Cilacap secara historis berkaitan dengan perintah Bupati Cilacap ke-3, Tumenggung Tjakrawerdaya III, kepada sesepuh nelayan Pandanarang, Ki Arsa Menawi untuk melarung sesajen di Laut Selatan pada hari Jum’at Kliwon bulan Syuro, tepatnya pada tahun 1875.

Baca juga: Lebaran Ketupat, Peninggalan Wali Songo Hanya Ada di Indonesia

Pelarungan sesajen tersebut dimaksudkan untuk memberikan penghormatan dan persembahan kepada Ratu Laut Selatan atau Nyai Roro Kidul.

Khoirul Anwar mengatakan tradisi Syawalan di Morodemak bermula dari kebiasaan masyarakat nelayan setempat pada puluhan tahun silam yang merayakan lebaran dengan menghias perahu mereka.

Berbagai hiasan dibuat dari janur, kain sarung, jarit, bendera merah putih, botol-botol kosong dan aneka buah. Jumlah hiasan menunjukkan jumlah anak buah (jurag) perahu: jurag atau anak buah perahu pada umumnya masih tetangga atau famili dari pemilik perahu atau juragan.

Juragan, jurag dan keluarganya turut serta dalam perayaan tersebut. Mereka berangkat dari rumah dengan membawa bekal makanan secukupnya, pada umumnya nasi atau ketupat opor ayam, sambel goreng udang dan sebagainya.

Kemudian menuju tempat penjualan hasil laut atau kongsi, istilah masyarakar setempat. Sekarang tempat tersebut lebih dikenal sebagai Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Pelayaran dari rumah masing-masing menuju ke TPI tersebut dipandang sebagai wujud rasa syukur para nelayan yang menyandarkan hidupnya dari hasil laut.

Di tempat inilah berkumpul beberapa kelompok nelayan dan keluarganya. Mereka merayakan lebaran dengan berpesta makanan bersama. Tidak ada perbedaan antara nelayan besar dan kecil, kaya dan miskin, mampu atau tidak. Semua berbaur dan menyatu menyantap makanan yang telah disiapkan dan dibawa dari rumah.

Baca juga: Sejarah Ketupat Lebaran dan Makna Filosofisnya

Ritual makan bersama di atas perahu ini dimaksudkan sebagai selamatan. Nelayan yang tidak memiliki perahu mengadakan selamatan di rumah masing-masing. Dalam perjalanan waktu acara ini kemudian berkembang menjadi tradisi sedekah laut yang dilaksanakan dan menjadi agenda pariwisata pemerintah setempat.

Kegiatan Syawalan atau sedekah laut ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun pada hari kedelapan bulan Syawal.

Ritual Selamatan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Jumat Terakhir...
Khotbah Jumat Terakhir Bulan Syawal : Menghadapi Bulan Haram
Manfaat dan Hikmah Puasa...
Manfaat dan Hikmah Puasa Syawal, Simak Penjelasannya di Sini!
Batas Puasa Syawal Sampai...
Batas Puasa Syawal Sampai Kapan? Simak Penjelasannya di Sini!
Khotbah Jumat Bulan...
Khotbah Jumat Bulan Syawal: Berbenah Diri Pasca-Ramadan
Inilah Jadwal Puasa...
Inilah Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syawal 2026
Puasa Syawal atau Qadha...
Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Simak, Jangan Sampai Keliru!
Rekomendasi
Gugusan Kota Kuno Terbesar...
Gugusan Kota Kuno Terbesar di Amazon Ditemukan
Ilmuwan Temukan Fenomena...
Ilmuwan Temukan Fenomena Misterius yang Ubah Inti Bumi
Afrika Mulai Terbagi...
Afrika Mulai Terbagi Menjadi Dua dan Membentuk Samudra Keenam di Bumi
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Infografis
Tak Kalah dari Harimau...
Tak Kalah dari Harimau Jawa, Keberadaan Macan Dahan Misterius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved