Wasiat Rasulullah SAW kepada Mu’adz bin Jabal tentang Kematian
Rabu, 26 April 2023 - 15:12 WIB
loading...
Wasiat Rasulullah SAW kepada Muadz: Persiapkanlah dirimu menghadapi kematian. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Rasulullah SAW menyampaikan 3 wasiat kepada Mu’adz bin Jabal ra . Salah satunya adalah tentang kematian . "Beribadahlah kepada Allah Taala seolah-olah engkau melihat-Nya dan persiapkanlah dirimu menghadapi kematian," ujar Rasulullah SAW.
Hal ini tertuang dalam Hadis Nabi SAW:
عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رضي الله عنه قَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ, أَوْصِنِي. قَالَ : اعْبُدِ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، وَاعْدُدْ نَفْسَكَ فِي الْمَوْتَى، وَإِنْ شِئْتَ أَنْبَأْتُكَ بِمَا هُوَ أَمْلَكُ بِكَ مِنْ هَذَا كُلِّهِ. قَالَ: هَذَا، وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى لِسَانِهِ.
Dari Mu’adz bin Jabal ra ia berkata, “Wahai Rasûlullâh SAW berikanlah wasiat kepadaku!”
Nabi SAW menjawab, “Beribadahlah kepada Allah Azza wa Jalla seolah-olah engkau melihat-Nya. Dan persiapkanlah dirimu menghadapi kematian. Dan jika engkau mau, aku akan memberitahukan kepadamu suatu perkara yang mengendalikan semua itu.” Beliau bersabda, “Ini.” Beliau berisyarat dengan tangannya menunjuk kepada lidah beliau.”
Baca juga: Kelompok Sufi, Ketika Kematian Bukan Kematian, dan Kamar Pinjaman
Hadis ini adalah hadis hasan, diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dan Imam Thabrani dalam Mu’jamul Kabîr. Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albâni menghasankan hadis ini dalam Shahîh Jâmius Shaghîr.
Kematian termasuk ketentuan dan takdir Allah SWT yang pasti akan menghampiri setiap jiwa. Allah Azza wa Jalla berfirman:
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. [ QS Ali Imran/3 :185].
Dan Allah SWT berfirman:
اِنَّكَ مَيِّتٌ وَّاِنَّهُمْ مَّيِّتُوْنَ ۖ
“Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). [ QS az-Zumar/39 :30]
Dan Allah Taala berfirman:
Hal ini tertuang dalam Hadis Nabi SAW:
عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رضي الله عنه قَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ, أَوْصِنِي. قَالَ : اعْبُدِ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، وَاعْدُدْ نَفْسَكَ فِي الْمَوْتَى، وَإِنْ شِئْتَ أَنْبَأْتُكَ بِمَا هُوَ أَمْلَكُ بِكَ مِنْ هَذَا كُلِّهِ. قَالَ: هَذَا، وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى لِسَانِهِ.
Dari Mu’adz bin Jabal ra ia berkata, “Wahai Rasûlullâh SAW berikanlah wasiat kepadaku!”
Nabi SAW menjawab, “Beribadahlah kepada Allah Azza wa Jalla seolah-olah engkau melihat-Nya. Dan persiapkanlah dirimu menghadapi kematian. Dan jika engkau mau, aku akan memberitahukan kepadamu suatu perkara yang mengendalikan semua itu.” Beliau bersabda, “Ini.” Beliau berisyarat dengan tangannya menunjuk kepada lidah beliau.”
Baca juga: Kelompok Sufi, Ketika Kematian Bukan Kematian, dan Kamar Pinjaman
Hadis ini adalah hadis hasan, diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dan Imam Thabrani dalam Mu’jamul Kabîr. Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albâni menghasankan hadis ini dalam Shahîh Jâmius Shaghîr.
Kematian termasuk ketentuan dan takdir Allah SWT yang pasti akan menghampiri setiap jiwa. Allah Azza wa Jalla berfirman:
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. [ QS Ali Imran/3 :185].
Dan Allah SWT berfirman:
اِنَّكَ مَيِّتٌ وَّاِنَّهُمْ مَّيِّتُوْنَ ۖ
“Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). [ QS az-Zumar/39 :30]
Dan Allah Taala berfirman:
Lihat Juga :