Wasiat Rasulullah SAW kepada Mu’adz bin Jabal tentang Kematian
Rabu, 26 April 2023 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
1. Mendorong untuk lebih mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia, juga mengantarkannya untuk bersikap qana’ah (merasa cukup) terhadap dunia. Karena ia memahami bahwa kehidupan akhirat adalah kehidupan yang kekal abadi, sedangkan kehidupan dunia adalah kehidupan yang fana.
Allah SWT berfirman, “Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. (QS al A’lâ/ 87: 17)
2. Menjadikan seseorang merasa ringan dalam menghadapi musibah yang menimpanya, sebagaimana sabda Nabi SAW dalam hadis Abu Hurairah:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ : الْمَوْتَ , فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَهُ عَلَيْهِ, وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ
Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atasnya. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu lapang (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atasnya. [HR ath-Thabarani dan al-Hakim]
3. Mendorongnya untuk bersemangat beribadah, karena ia memahami bahwa kehidupan dan kematian adalah hakikatnya untuk menguji siapakah yang lebih baik amalnya.
ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ
Dialah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. [ QS Al Mulk/67 :2]
Baca juga: Inilah Cara-cara Mengingat Kematian
Para Ulama terdahulu dari kalangan sahabat, tabiin, dan tabiut tabiin sangat perhatian dengan masalah mengingat kematian, sangat antusias dalam mengambil pelajaran darinya, sangat mengharapkan husnul khatimah dan sangat khawatir dari su’ul khatimah.
Disebutkan dari Abu Hurairah ra bahwa apabila ia melihat ada yang memikul jenazah, maka ia mengatakan, “Berangkatlah menuju Rabbmu, sesungguhnya kami juga akan segera menyertaimu.”
Dan al A’masy berkata, “ Dahulu kami menghadiri jenazah, maka kami tidak tahu kepada siapa kami memberikan ta’ziah karena kesedihan telah meliputi semua orang.”
Baca juga: Tanda-tanda Kematian akan Menjemput
Allah SWT berfirman, “Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. (QS al A’lâ/ 87: 17)
2. Menjadikan seseorang merasa ringan dalam menghadapi musibah yang menimpanya, sebagaimana sabda Nabi SAW dalam hadis Abu Hurairah:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ : الْمَوْتَ , فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَهُ عَلَيْهِ, وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ
Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atasnya. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu lapang (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atasnya. [HR ath-Thabarani dan al-Hakim]
3. Mendorongnya untuk bersemangat beribadah, karena ia memahami bahwa kehidupan dan kematian adalah hakikatnya untuk menguji siapakah yang lebih baik amalnya.
ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ
Dialah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. [ QS Al Mulk/67 :2]
Baca juga: Inilah Cara-cara Mengingat Kematian
Para Ulama terdahulu dari kalangan sahabat, tabiin, dan tabiut tabiin sangat perhatian dengan masalah mengingat kematian, sangat antusias dalam mengambil pelajaran darinya, sangat mengharapkan husnul khatimah dan sangat khawatir dari su’ul khatimah.
Disebutkan dari Abu Hurairah ra bahwa apabila ia melihat ada yang memikul jenazah, maka ia mengatakan, “Berangkatlah menuju Rabbmu, sesungguhnya kami juga akan segera menyertaimu.”
Dan al A’masy berkata, “ Dahulu kami menghadiri jenazah, maka kami tidak tahu kepada siapa kami memberikan ta’ziah karena kesedihan telah meliputi semua orang.”
Baca juga: Tanda-tanda Kematian akan Menjemput
(mhy)
Lihat Juga :