Di Balik Gempa Bumi dan Polemik Azab Allah Taala
Rabu, 10 Mei 2023 - 19:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Guncangan Hebat Gempa Turki Sampai Terasa di Greenland
Bukan Monopoli Islam
Lebih jauh lagi, ajaran seperti itu bukan monopoli Islam. Seorang Rabi Yahudi Israel mengklaim bahwa gempa bumi yang melanda Israel, dan menyebabkan tewaskan puluhan ribu orang di Turki dan Suriah baru-baru ini disebabkan oleh kaum gay dan LGBTQ+.
Dalam khotbah mingguannya, mengutip bagian dari Talmud, Rabbi Amar mengaitkan terjadinya gempa bumi dengan meningkatnya pernikahan sesama jenis atau pernikahan gay di Israel, demikian dilaporkan Jerusalem Post.
"Bukan saya yang menafsirkan, itu bahasa Gemara," katanya, mengutip dari bagian Talmud: "Tuhan berkata Anda mengguncang orang-orang Anda untuk sesuatu yang bukan milik Anda."
Gempa yang melanda Turki dan Suriah menewaskan 51.000 orang. Di saat kedua negeri itu bersedih mengapung opini sejenis. Diskusi agama tentang penyebab dan akibat dari bencana gempa bumi di Turki dan Suriah telah mendominasi wacana Arab.
Abdullah Rushdi, memosting di halaman Facebook-nya bahwa bencana alam adalah bukti meningkatnya korupsi di antara mereka yang terkena dampak. Alumnus Al-Azhar Mesir itu mengatakan bahwa "logika pembalasan ilahi melampaui pemahaman manusia".
Tokoh oposan Mesir, Abu Ishaq al-Huwaini, juga melontarkan pandangan serupa. Ia bilang gempa itu merupakan peringatan bagi para penyintas untuk kembali ke "jalan Tuhan".
Dalam konteks yang sama, ulama Syiah Lebanon Sami Khadra dalam tweeted bahwa gempa itu adalah pengingat "kebesaran Tuhan", dan peringatan bagi orang beriman untuk berpaling dari apa yang dia gambarkan sebagai "jalan dosa dan kelalaian".
Khadra bilang "ateis dan kaum kiri" tidak akan memahami pandangannya itu.
Baca juga: Inilah Perbuatan yang Jadi Penyebab Turunnya Azab Allah Ta'ala
Bukan Monopoli Islam
Lebih jauh lagi, ajaran seperti itu bukan monopoli Islam. Seorang Rabi Yahudi Israel mengklaim bahwa gempa bumi yang melanda Israel, dan menyebabkan tewaskan puluhan ribu orang di Turki dan Suriah baru-baru ini disebabkan oleh kaum gay dan LGBTQ+.
Dalam khotbah mingguannya, mengutip bagian dari Talmud, Rabbi Amar mengaitkan terjadinya gempa bumi dengan meningkatnya pernikahan sesama jenis atau pernikahan gay di Israel, demikian dilaporkan Jerusalem Post.
"Bukan saya yang menafsirkan, itu bahasa Gemara," katanya, mengutip dari bagian Talmud: "Tuhan berkata Anda mengguncang orang-orang Anda untuk sesuatu yang bukan milik Anda."
Gempa yang melanda Turki dan Suriah menewaskan 51.000 orang. Di saat kedua negeri itu bersedih mengapung opini sejenis. Diskusi agama tentang penyebab dan akibat dari bencana gempa bumi di Turki dan Suriah telah mendominasi wacana Arab.
Abdullah Rushdi, memosting di halaman Facebook-nya bahwa bencana alam adalah bukti meningkatnya korupsi di antara mereka yang terkena dampak. Alumnus Al-Azhar Mesir itu mengatakan bahwa "logika pembalasan ilahi melampaui pemahaman manusia".
Tokoh oposan Mesir, Abu Ishaq al-Huwaini, juga melontarkan pandangan serupa. Ia bilang gempa itu merupakan peringatan bagi para penyintas untuk kembali ke "jalan Tuhan".
Dalam konteks yang sama, ulama Syiah Lebanon Sami Khadra dalam tweeted bahwa gempa itu adalah pengingat "kebesaran Tuhan", dan peringatan bagi orang beriman untuk berpaling dari apa yang dia gambarkan sebagai "jalan dosa dan kelalaian".
Khadra bilang "ateis dan kaum kiri" tidak akan memahami pandangannya itu.
Baca juga: Inilah Perbuatan yang Jadi Penyebab Turunnya Azab Allah Ta'ala
Lihat Juga :