Jadwal Iduladha 2023 versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diperkirakan Berbeda

Selasa, 16 Mei 2023 - 08:43 WIB
loading...
Jadwal Iduladha 2023...
Jadwal Iduladha tahun ini antara pemerinah dan Muhammadiyah diperkirakan berbeda. Foto: mhy
A A A
Jadwal Iduladha 2023 versi Muhammadiyah dan Pemerintah diperkirakan berbeda. Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan Iduladha (10 Zulhijah 1444 H) jatuh pada hari Rabu Kliwon, 28 Juni 2023 M. Pemerintah melalui Kemenag (Kementerian Agama) baru akan memutuskan kapan Idul Adha 2023 melalui sidang isbat pada tanggal 29 Zulhijah 1444 H.

Hanya saja, jika menengok kalender masehi, ada potensi perbedaan Lebaran Haji atau kurban antara pemerintah dan Muhammadiyah. Pasalnya, tanggal merah kalender pemerintah itu menetapkan Kamis 29 Juni 2023 sebagai hari libur nasional Iduladha 2023. Artinya Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah jatuh pada Kamis 29 Juni 2023.

Baca juga: Jejak Muhammadiyah Membantu Palestina

Keputusan Muhammadiyah terkait Iduladha berdasarkan surat edaran yang diterbitkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang keluar pada 29 Jumadilawal 1444 H bertepatan 23 Desember 2022 M sebagaimana ditandatangani oleh Wakil Ketua Dr H Oman Fathurohman SW, MAg dan Sekretaris Drs Mohammad Mas’udi, MAg.

Lebih detail lagi surat edaran itu berbunyi, bahwa pada hari Ahad Kliwon, 29 Zulkaidah 1444 H bertepatan dengan 18 Juni 2023 M, ijtimak jelang Zulhijah 1444 H terjadi pada pukul 11:39:47 WIB. Tinggi Bulan Pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta arta (f = -07° 48¢ LS dan l = 110° 21¢ BT) = +01° 00¢ 25?2; (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam itu Bulan berada di atas ufuk.

Tanggal 1 Zulhijah 1444 H jatuh pada hari Senin Legi, 19 Juni 2023 M. Hari Arafah (9 Zulhijah 1444 H) jatuh pada hari Selasa Wage, 27 Juni 2023 M. Itu bermakna Iduladha akan jatuh pada hari Rabu Kliwon, 28 Juni 2023 M.

Baca juga: Urgensi Majelis Kemaritiman Muhammadiyah

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muchlas Arkanuddin, mengatakan bahwa perbedaan jatuhnya hari besar umat Islam seperti awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah merupakan suatu hal yang wajar.

Perbedaan ini bukan semata-mata metode hisab dan rukyat, melainkan terkait kriteria tinggi hilal. Pemerintah menetapkan 3 derajat, sedangkan Muhammadiyah kurang dari 3 derajat asal telah terjadi konjungsi dan konjungsinya sebelum matahari terbenam maka telah ditetapkan sebagai bulan baru.

“Dinamika perbedaan-perbedaan ini harus disikapi dengan bijak khususnya sebagai warga Muhammdiyah," tutur Muchlas.

Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Oman Fathurohman mengatakan perbedaan penetapan awal bulan antara pemerintah dengan Muhammadiyah telah terjadi tidak hanya kali ini saja. Bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di berbagai negara-negara di dunia.

“Iduladha yang akan datang, Muhammadiyah berbeda dengan yang ditetapkan oleh pemerintah lewat Kemenag. Perbedaan ini bukan hanya kali pertama tapi sudah kerap terjadi,” tutur Oman.

Baca juga: Indonesia Rumah Kebangsaan Muhammadiyah

Selain tahun lalu, Oman mencatat, dalam kurun 25 tahun ke depan, yakni dari tahun 1444 – 1468 H atau 2023 – 2046 M diprediksi akan terjadi perbedaan Iduladha antara Muhammadiyah dan pemerintah sekitar 6 kali atau 6 tahun. Artinya, 6 kali dari 25 tahun itu berarti 25%-nya berbeda dengan pemerintah. Selain itu Idulfitri juga diprediksi akan berbeda 6 kali dan awal Ramadan 3 kali.

“25 tahun ke depan sampai tahun 2046, Muhammadiyah akan berkali-kali berbeda dengan pemerintah, kecuali kalau kriteria pemerintah berubah. Kalau kriteria masih sama maka prediksinya seperti itu. Oleh karena itu penting bagi kita untuk mempersiapkannya,” tutur Oman.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Aksi Sosial Iduladha,...
Aksi Sosial Iduladha, PB PMII Bagikan 1.000 Paket Daging Kurban
Merinding! Inilah Peristiwa...
Merinding! Inilah Peristiwa Penyembelihan Kurban Terdahsyat Kelak
Catat! Rentang Waktu...
Catat! Rentang Waktu dan Hari Terakhir Menyembelih Kurban yang Sah
Keutamaan Ibadah Kurban:...
Keutamaan Ibadah Kurban: Pahalanya Tak Terhitung
Mengapa Ibadah Kurban...
Mengapa Ibadah Kurban Iduladha Sangat Istimewa di Sisi Allah? Ini 3 Alasan Utamanya!
Prabowo Rutin Salurkan...
Prabowo Rutin Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Hambalang
Rekomendasi
Ilmuwan Menemukan Penyebab...
Ilmuwan Menemukan Penyebab Terjadinya Supernova
4 Penemuan Ilmuwan Muslim...
4 Penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia saat Ini
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Artikel Terkini
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Muhammadiyah tetapkan...
Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan dan Syawal, 1444 H /2023 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved