Kisah Lusinan Keluarga yang Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Serangan Udara Israel

Selasa, 16 Mei 2023 - 16:58 WIB
loading...
A A A
Mohammed Taha mengatakan dia akan membangun tenda di dekat rumahnya dan tinggal di sana bersama keluarganya sampai rumah mereka dibangun kembali.

“Tenda ini tidak akan melindungi kami dari dingin atau panas [musim panas], bahkan dari anjing liar, tapi apa lagi yang bisa kami lakukan?” tambahnya.

Kurang dari 24 jam setelah rumah keluarga Taha menjadi sasaran, satu lagi milik keluarga Hasanat dihantam.

Menimbulkan Teror

Sebelum serangan udara dilakukan, pemilik rumah Faraj Hasanat berada di kuburan yang berdekatan.

“Seorang perwira intelijen Israel menelepon saya dan meminta saya untuk pulang. Dia mengatakan kepada saya 'Saya dapat melihat bahwa Anda berada di kuburan.' Saya bertanya kepadanya mengapa dia ingin saya pulang, dia mengatakan kepada saya 'Saya ingin mengebom rumah Anda," kata Hasanat, 38, kepada MEE.

“Saya mengatakan kepadanya, 'Mengapa Anda mengebom rumah saya? Saya adalah warga negara biasa yang bekerja di lahan pertanian, saya tidak memiliki koneksi dengan faksi mana pun.’ Dia berkata ‘kembali ke rumahmu dan keluarkan keluargamu dari sana’.”

Baca juga: Peringatan Nakba di Brooklyn: Kisah Salma Berlinang Air Mata Dikelilingi Bendera Palestina

Petugas intelijen kemudian meminta Hasanat untuk memperingatkan tetangganya karena dia ingin “membom seluruh alun-alun”.

“Saya mengatakan kepadanya, 'Kamu bilang kamu akan mengebom rumahku, apa maksudmu sekarang kamu ingin mengebom seluruh alun-alun?' Dia menjawab, ‘Oke, kalau begitu saya ingin mengebom rumahmu, rumah saudaramu, dan rumah saudaramu [yang lain],” katanya.

“Saya mengangkat tangan, mengatakan 'Tuhan cukup bagi kami', dia mengatakan kepada saya 'jangan angkat tangan'.

"Saya melihat ke atas [ke arah] langit dan saya melihat drone, saya mengatakan kepadanya, 'Kamu merekam saya', dia berkata 'ya, saya bisa melihatmu'."

Beberapa menit kemudian, rumah Hasanat dan saudara-saudaranya berubah menjadi tumpukan puing.

“Masalahnya bukan rumah saya saja, banyak rumah tetangga yang sekarang sudah tidak layak huni. Kita semua menjadi terlantar.”

Sebelum serangan militer terbaru Israel di Gaza, lebih dari 90.000 unit rumah hancur sebagian atau seluruhnya dalam serangan Israel sejak 2008.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Al Battani : Astronom...
Al Battani : Astronom Muslim yang Tepat Menghitung Jumlah Waktu dan Hari
Isi Bulan Terungkap,...
Isi Bulan Terungkap, Ternyata Ini yang Membuat Tak Bisa Bercahaya
Terdengar Suara seperti...
Terdengar Suara seperti Jeritan dari Neraka, Rusia Tutup Lubang Terdalam
Artikel Terkini
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Jangan Asal Olahraga!...
Jangan Asal Olahraga! Ini 9 Adab Berolahraga dalam Islam
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Infografis
Puluhan Tewas Akibat...
Puluhan Tewas Akibat Serangan Teroris di Tempat Konser Moskow
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved