Korban Perang Suriah: Situs Warisan Dunia Itu Menanti Restorasi

Sabtu, 03 Juni 2023 - 11:23 WIB
loading...
A A A
Baca juga: PBB Sebut 50.000 Tewas dalam Gempa Turki-Suriah

Pada hari baru-baru ini, sekelompok turis dari negara-negara termasuk Inggris, Kanada, China, dan lainnya, dengan mahasiswa universitas Suriah, berkeliaran di reruntuhan.

Beberapa turis Suriah telah berkunjung di hari yang lebih baik. Bagi mahasiswa teknik komunikasi Fares Mardini, ini adalah pertama kalinya.

“Saya akhirnya datang, dan saya melihat begitu banyak kehancuran. Itu sesuatu yang sangat menjengkelkan,” katanya. “Saya berharap itu dapat dipulihkan dan kembali seperti semula.”

Pada tahun 2019, pakar internasional yang diselenggarakan oleh UNESCO, badan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengatakan studi terperinci perlu dilakukan sebelum memulai restorasi besar.

Youmna Tabet, spesialis program di Pusat Warisan Dunia UNESCO di unit negara-negara Arab, mengatakan pekerjaan restorasi seringkali melibatkan pilihan yang sulit, terutama jika tidak ada cukup bahan asli untuk membangun kembali.

"Apakah layak untuk membangunnya kembali dengan keaslian yang sangat sedikit atau haruskah kita lebih fokus untuk memiliki dokumentasi 3D tentang bagaimana itu?" ujarnya.
Korban Perang Suriah: Situs Warisan Dunia Itu Menanti Restorasi

Misi ke situs tersebut pada awalnya tertahan oleh masalah keamanan, termasuk ranjau darat yang harus dibersihkan. Sel-sel IS masih sesekali melakukan serangan di daerah tersebut.

Baca juga: Pasukan AS Klaim Tewaskan Pemimpin ISIS di Suriah

Uang Menjadi Masalah.

“Sejauh ini ada kekurangan dana yang besar, untuk semua situs di Suriah,” kata Tabet, mencatat bahwa donor internasional telah waspada terhadap pelanggaran sanksi terhadap Suriah, yang telah diberlakukan oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, dan lainnya.

Sanksi AS membebaskan kegiatan yang terkait dengan pelestarian dan perlindungan situs warisan budaya, tetapi hambatan terkait sanksi tetap ada, seperti larangan mengekspor barang buatan AS ke Suriah.

Rusia, sekutu pemerintah Presiden Suriah Bashar Assad, telah mulai memulihkan gapura kemenangan Palmyra, proyek berskala terbesar yang sedang berlangsung hingga saat ini di lokasi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Nasihat Ulama Ketika...
Nasihat Ulama Ketika Terjadi Gempa Bumi, Penting Diamalkan!
Gempa Bumi Menurut Islam...
Gempa Bumi Menurut Islam dan Doa Saat Menghadapi Bencana Alam Ini
Sejarah Masjid Umayyah...
Sejarah Masjid Umayyah Damaskus, Tempat Turunnya Nabi Isa yang Kini Kembali Ramai setelah Tumbangnya Rezim Assad
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Agama Islam Sunni dan Syiah di Suriah Berdasarkan Persentasenya
Setelah Assad Digulingkan:...
Setelah Assad Digulingkan: Siapa yang Akan Memerintah Suriah?
Mengenal Ghouta, Lokasi...
Mengenal Ghouta, Lokasi Benteng Umat Islam di Perang Akhir Zaman
Rekomendasi
NOAA Prediksi Air Permukaan...
NOAA Prediksi Air Permukaan Laut Akan Naik hingga 40 Kaki
Wilayah Kosong Dipenuhi...
Wilayah Kosong Dipenuhi Kata Tolong Terdeteksi Google Earth
Lautan Pertama di Bumi...
Lautan Pertama di Bumi yang Tidak Berwarna Biru Ditemukan
Artikel Terkini
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved