Kisah Ahli Ibadah dan Seorang Perempuan Cantik yang Memasrahkan Tubuhnya
Senin, 05 Juni 2023 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
Maka dijawab si perempuan: "Apa sih salahnya jika kita bersenang-senang malam ini." Maka lelaki itu mengajak bicara dengan dirinya sendiri (nafsunya). "Wahai nafsuku, bagaimana menurutmu tawaran si perempuan itu?" Maka nafsunya menjawab: "Demi Allah aku sangat ingin bersenang-senang dengannya."
Maka laki-laki itu menjawab nafsunya: "Celaka engkau wahai nafsu, apakah engkau menginginkan ibadahku hancur musnah hilang semuanya saat ini, hanya dikarenakan satu perbuatan ini. Setiap yang berzina tidak akan dimaafkan (jika tak taubat).
Sesungguhnya pezina itu ditelungkupkan wajahnya ke dalam api neraka, padahal neraka itu api yang tak pernah padam. Azabnya tak pernah habis. Aku takut jika Allah murka kepadamu hai nafsuku, dan Allah tidak meridhoimu selama-lamanya.
Ternyata nafsunya masih terus membujuknya. Maka ia menjawab: "Baiklah. Sekarang aku uji dulu engkau dengan api yang sangat kecil. Jika engkau sabar menanggungnya, maka bersenang-senanglah engkau hai nafsuku dengan perempuan itu di malam ini."
Maka laki-laki ahli ibadah itu menyalakan lampu dinding dan menebalkan sumbunya. Sementara perempuan itu terus mendengarkan pembicaraan si lelaki itu kepada dirinya sendiri, dan melihat semua sikapnya. Kemudian ia masukkan tangannya ke sumbu lampu yang menyala itu. Maka ia menjerit, sambil berucap: "Ada apa kau..?"
Dibakar lagi, sampai jari jempolnya habis terbakar. Bahkan semua jarinya habis, kemudian tangannya juga mulai dilahap api. Maka perempuan tadi yang asik mendengarkan dan melihat itu, tidak tahan menyaksikannya. Ia pun menjerit dengan jeritan yang sangat kuat sampai nyawa perempuan itu melayang dan ia meninggal dunia.
Kemudian lelaki ahli ibadah itu menutupi tubuhnya dengan pakaiannya. Maka tatakala di pagi hari, Iblis laknatullah berteriak, berkoar-koar sambil berkata: "Wahai manusia, sesungguhnya si ahli ibadah itu telah berzina dengan si fulanah binti fulan, kemudian ia membunuhnya.
Maka raja berangkat bersama pasukannya dan penduduk kerajaan, menuju rumah gubuk derita si ahli ibadah. Maka tatkala sampai ke sana, ia berkata: "Mana si fulanah binti fulan? Maka dijawab ahli ibadah: "Ini bersamaku."
"Suruh dia turun." kata sang raja. Ia sudah mati, sahut ahli ibadah.
Maka raja berkata padanya: "Apakah engkau meridhai perzinaan, sehingga engkau membunuh jiwa yang diharamkan membunuhnya? Maka sang raja menghancurkan gubuk Ahli ibadah itu. Kemudian ia kalungkan rantai di lehernya, dan digiring. Perempuan itupun ikut dibawa. Si Abid itu dibawa, lengan bajunya berlipat, dan ia tidak menceritakan kisahnya kepada mereka.
Maka diletakkanlah gergaji di atas kepalanya, maka diperintahkanlah kepada algojo untuk menggergaji kepalanya. Maka merekapun menggeragajinya. Maka tatkala sampai ke otaknya, ia pun mengaduh mengucapkan "Aduuuhhh" karena sakitnya.
Maka laki-laki itu menjawab nafsunya: "Celaka engkau wahai nafsu, apakah engkau menginginkan ibadahku hancur musnah hilang semuanya saat ini, hanya dikarenakan satu perbuatan ini. Setiap yang berzina tidak akan dimaafkan (jika tak taubat).
Sesungguhnya pezina itu ditelungkupkan wajahnya ke dalam api neraka, padahal neraka itu api yang tak pernah padam. Azabnya tak pernah habis. Aku takut jika Allah murka kepadamu hai nafsuku, dan Allah tidak meridhoimu selama-lamanya.
Ternyata nafsunya masih terus membujuknya. Maka ia menjawab: "Baiklah. Sekarang aku uji dulu engkau dengan api yang sangat kecil. Jika engkau sabar menanggungnya, maka bersenang-senanglah engkau hai nafsuku dengan perempuan itu di malam ini."
Maka laki-laki ahli ibadah itu menyalakan lampu dinding dan menebalkan sumbunya. Sementara perempuan itu terus mendengarkan pembicaraan si lelaki itu kepada dirinya sendiri, dan melihat semua sikapnya. Kemudian ia masukkan tangannya ke sumbu lampu yang menyala itu. Maka ia menjerit, sambil berucap: "Ada apa kau..?"
Dibakar lagi, sampai jari jempolnya habis terbakar. Bahkan semua jarinya habis, kemudian tangannya juga mulai dilahap api. Maka perempuan tadi yang asik mendengarkan dan melihat itu, tidak tahan menyaksikannya. Ia pun menjerit dengan jeritan yang sangat kuat sampai nyawa perempuan itu melayang dan ia meninggal dunia.
Kemudian lelaki ahli ibadah itu menutupi tubuhnya dengan pakaiannya. Maka tatakala di pagi hari, Iblis laknatullah berteriak, berkoar-koar sambil berkata: "Wahai manusia, sesungguhnya si ahli ibadah itu telah berzina dengan si fulanah binti fulan, kemudian ia membunuhnya.
Maka raja berangkat bersama pasukannya dan penduduk kerajaan, menuju rumah gubuk derita si ahli ibadah. Maka tatkala sampai ke sana, ia berkata: "Mana si fulanah binti fulan? Maka dijawab ahli ibadah: "Ini bersamaku."
"Suruh dia turun." kata sang raja. Ia sudah mati, sahut ahli ibadah.
Maka raja berkata padanya: "Apakah engkau meridhai perzinaan, sehingga engkau membunuh jiwa yang diharamkan membunuhnya? Maka sang raja menghancurkan gubuk Ahli ibadah itu. Kemudian ia kalungkan rantai di lehernya, dan digiring. Perempuan itupun ikut dibawa. Si Abid itu dibawa, lengan bajunya berlipat, dan ia tidak menceritakan kisahnya kepada mereka.
Maka diletakkanlah gergaji di atas kepalanya, maka diperintahkanlah kepada algojo untuk menggergaji kepalanya. Maka merekapun menggeragajinya. Maka tatkala sampai ke otaknya, ia pun mengaduh mengucapkan "Aduuuhhh" karena sakitnya.
Lihat Juga :