Karamah Umar Taklukkan Sungai Nil dengan Sepucuk Surat
Rabu, 14 Juni 2023 - 20:42 WIB
loading...
A
A
A
إنك قد أصبت بالذي فعلت
Artinya: "Sungguh engkau telah berbuat benar kepada mereka."
Lalu Umar menyertakan dalam suratnya tersebut kalimat yang terkenal:
بسم الله، من عبد الله أمير المؤمنين عمر بن الخطاب إلى نيل مصر، وبعد: إن كنت تجري من قبلك، فلا تجري، وإن كنت تجري بإذن الله وأمره وقدرته، فاسأل الله تعالى أن يجريك.
Artinya: "Bismillahir rahmanir rahim, dari hambanya Allah, pemimpinnya orang-orang beriman Umar bin Khattab kepada sungai Nil di Mesir, Amma Ba'du: 'Jika engkau mengalir karena keinginanmu sendiri, maka janganlah pernah mengalir lagi. Tapi jika engkau mengalir karena seizin, perintah dan ketentuan dari Allah, maka kami meminta kepada Allah untuk membuatmu mengalir kembali."
'Amru bin 'Ash lalu memerintahkan agar surat itu dilemparkan ke dalam Sungai Nil. Atas izin Allah, hanya selang beberapa jam saja, tiba-tiba terdengar gemuruh suara dari arah hulu, dan ternyata itu adalah air Sungai Nil yang dengan deras kembali mengalir seperti sedia kala.
Referensi:
Al-Bidayah wan Nihayah
Baca Juga: 10 Karomah Sayyidina Umar Bin Khattab (1)
Artinya: "Sungguh engkau telah berbuat benar kepada mereka."
Lalu Umar menyertakan dalam suratnya tersebut kalimat yang terkenal:
بسم الله، من عبد الله أمير المؤمنين عمر بن الخطاب إلى نيل مصر، وبعد: إن كنت تجري من قبلك، فلا تجري، وإن كنت تجري بإذن الله وأمره وقدرته، فاسأل الله تعالى أن يجريك.
Artinya: "Bismillahir rahmanir rahim, dari hambanya Allah, pemimpinnya orang-orang beriman Umar bin Khattab kepada sungai Nil di Mesir, Amma Ba'du: 'Jika engkau mengalir karena keinginanmu sendiri, maka janganlah pernah mengalir lagi. Tapi jika engkau mengalir karena seizin, perintah dan ketentuan dari Allah, maka kami meminta kepada Allah untuk membuatmu mengalir kembali."
'Amru bin 'Ash lalu memerintahkan agar surat itu dilemparkan ke dalam Sungai Nil. Atas izin Allah, hanya selang beberapa jam saja, tiba-tiba terdengar gemuruh suara dari arah hulu, dan ternyata itu adalah air Sungai Nil yang dengan deras kembali mengalir seperti sedia kala.
Referensi:
Al-Bidayah wan Nihayah
Baca Juga: 10 Karomah Sayyidina Umar Bin Khattab (1)
(rhs)
Lihat Juga :