10 Karomah Sayyidina Umar Bin Khattab (1)

loading...
10 Karomah Sayyidina Umar Bin Khattab (1)
Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam menjuluki Umar bin Khattab Al-Faruq yang berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Foto/tangkapan layar film serial Omar
Khalifah kedua Sayyidina Umar bin Khattab radhiyallahu'anhu adalah sosok sahabat Nabi yang patut diteladani. Rasulullah shallalahu 'alaihi wa sallam menjuluki beliau Al-Faruq yang berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Bahkan setan pun lari apabila bertemu Umar bin Khattab.

Gambaran fisik Umar adalah laki-laki berkulit coklat. Kedua tangannya aktif sehingga dapat melakukan pekerjaan dengan kedua tangannya, memiliki tubuh yang kuat, tinggi besar. Tinggi badannya jauh di atas rata-rata. Jika berada di kerumunan, dia nampak seolah sedang menunggangi sesuatu.(Baca Juga: Biografi Umar Bin Khattab, Khalifah Kedua yang Menaklukkan Romawi dan Persia)

Ketika diangkat sebagai Khalifah menggantikan Abu Bakar ASh-Shiddiq, kekuasaan Islam tumbuh pesat. Selama 10 tahun memimpin (13 H/634 M - 23 H/644 M), KhalifahUmarberhasil membebaskan negeri jajahan Romawi dan Persia dan merebut Baitul Maqdis (Palestina) dari kekuasaan Romawi. (Baca Juga: Pesan Nabi, Teladanilah Dua Orang Ini Sepeninggalku)

Dibalik keberhasilannya menjabat khalifah sekaligus Amirul Mukminin, Sayyidina Umar memiliki karomah yang luar biasa. Ada 10 karomah (kelebihan dan kemuliaan) yang Allah berikan kepada Umar bin Khattab. Berikut karomahnya:



1. Berbicara dengan Ahli Kubur.
Ibnu Abi Dunya meriwayatkan (bab tentang kubur) bahwa ketika Umar bin Khattab RA melewati pemakaman Baqi' di Madinah, beliau mengucapkan salam, "Semoga keselamatan dilimpahkan padamu, wahai para penghuni kubur. Aku kabarkan bahwa istri kalian sudah menikah lagi, rumah kalian sudah ditempati, kekayaan kalian sudah dibagi". Kemudian ada suara tanpa rupa menyahut, "Hai Umar bin Khattab, aku kabarkan juga bahwa kami telah mendapatkan balasan atas kewajiban yang telah kami lakukan, keuntungan atas harta yang yang telah kami dermakan, dan penyesalan atas kebaikan yang kami tinggalkan".

Yahya bin Ayyub al-Khaza'i menceritakan bahwa Umar bin Khattab mendatangi makam seorang pemuda lalu memanggilnya, "Hai Fulan! Dan orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya, akan mendapat dua surga (QS Al-Ralunan [55]: 46). Dari dalam kubur pemuda itu, terdengar suara: "Hai Umar, Tuhanku telah memberikan dua surga itu kepadaku dua kali di dalam surga". (Riwayat Ibnu 'Asakir)

2. Dijuluki Sebagai Legenda.
Al Taj al-Subki mengemukakan salah satu karamah Khalifah Umar bin Khattab RA sebagaimana dalam sabda Nabi yang berbunyi, "Di antara umat-umat sebelum kalian, ada orang-orang yang menjadi legenda. Jika orang seperti itu ada di antara umatku, dialah Umar". (Baca Juga: Allah Menempatkan Kebenaran di Lidah dan di Hati Umar)



3. Berbicara dengan Sariyah yang Saat Itu Memimpin Perang Melawan Persia di Nihawan.
Diceritakan bahwa Umar bin Khattab mengangkat Sariyah bin Zanim al-Khalji sebagai panglima perang kaum muslimin ketika menyerang Persia. Di Gerbang Nihawan, Sariyah dan pasukannya terdesak karena jumlah pasukan musuh yang sangat banyak, sehingga pasukan muslim hampir kalah. Sementara di Madinah, Umar naik ke atas mimbar dan berkhutbah. Di tengah khutbahnya, Umar berseru dengan suara lantang: "Hai Sariyah, berlindunglah ke gunung. Barangsiapa menyuruh serigala untuk menggembalakan kambing, maka ia telah berlaku zalim!" Allah membuat Sariyah dan seluruh pasukannya yang ada di Gerbang Nihawan dapat mendengar suara Umar di Madinah. Maka pasukan muslimin berlindung ke gunung, dan berkata, "Itu suara Khalifah Umar". Akhirnya mereka selamat dan mendapatkan kemenangan.
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَاٰتٰٮكُمۡ مِّنۡ كُلِّ مَا سَاَلۡـتُمُوۡهُ‌ ؕ وَاِنۡ تَعُدُّوۡا نِعۡمَتَ اللّٰهِ لَا تُحۡصُوۡهَا ؕ اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَـظَلُوۡمٌ كَفَّارٌ
Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zhalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

(QS. Ibrahim:34)
cover bottom ayah
preload video