Mendidik Remaja Mencontoh Generasi Salafus Shalih, Begini Penjelasannya
Sabtu, 17 Juni 2023 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
لَـقَدْ كَا نَ فِيْ قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِّاُولِى الْاَ لْبَا بِ ۗ
"Sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal." (QS. Yusuf 12 : 111)
Syaikh Umar Bazmul menyatakan, sesungguhnya kita tidak bisa selamat dan tidak bisa sukses dalam menjalani agama dan menggapai tujuan yang hakiki, kecuali dengan mengikuti praktek beragamanya para salafus shalih.
Setiap hari kita membaca ayat Ihdinas shiraathal mustaqiim, shiraathalladziina an’amta alaihim ghairil maghdhuubi alaihim waladhdhaallin. (Ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.)” (QS. Al Fatihah : 6-7).
Dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir, beliau menjelaskan, yang dimaksud dengan ‘orang-orang yang telah Engkau beri nikmat‘ adalah yang disebutkan dalam surat An Nisa, ketika Allah berfirman (yang artinya), Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: para nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.”
Maka, shiratal mustaqim atau jalan yang lurus adalah cara beragama yang dipraktekkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti mereka, merekalah generasi salafus shalih .
Baca juga: Semangat Ulama Salaf Saat Menimba Ilmu, Gurunya Mencapai Ribuan
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :