Jemaah Tersasar di Mina saat Puncak Haji Diprediksi Tinggi, Petugas Diminta Antisipasi
Minggu, 18 Juni 2023 - 16:08 WIB
loading...
Jemaah haji Indonesia akan menempati 70 maktab di Arafah saat Wukuf. FOTO/MCH
A
A
A
JAKARTA - Jemaah haji tersasar di Mina saat pelaksanaan puncak haji diprediksi meningkat. Untuk mengantisipasi hal itu, petugas haji disarankan menguasai peta tenda-tenda jemaah.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daker Madinah Adi Wicaksono menjelang keberangkatan 462 Petugas Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Arab Saudi daerah kerja Madinah, hari ini, Minggu (18/6/2023).
Dalam kesempatan itu, Adi, mengingatkan kembali tentang tanggung jawab para petugas Daker Madinah pada saat masya'ir di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
"Kita sebagai leading sector di Mina. Pada hari H pada saat setelah Arafah, melontar jumrah aqobah, di situ 80% jemaah tersasar ataupun tidak bisa pulang ke tendanya. Tugas kita semua ini yang ada di sini yang akan mengarahkan ke tendanya," ucapnya.
Adi meminta para petugas Daker Madinah mempelajari kembali peta tenda-tenda jemaah haji Indonesia Mina. Dengan begitu, ketika menangani jemaah tersasar, petugas dapat dengan sigap mengantarkan ke tenda tempat mereka bermalam.
Sebelum pelaksanaan puncak haji, kata Adi, petugas Daker Madinah tidak hanya berpangku tangan di Makkah. Mereka diperbantukan untuk melayani jemaah di Makkah.
Baca juga: Ingin Menjadi Haji Mabrur, Jemaah Diimbau Hindari Rafats, Fusuq, dan Jidal
"Saya ingatkan kembali, ke Makkah tugas kita adalah sama, membina, melayani, melindungi, bukan rekreasi, bukan melihat rekan-rekan Makkah melaksanakan tugas. Kita tetap melaksanakan tugas di Makkah," ucapnya.
Oleh sebab itu, para petugas Daker Madinah juga harus menguasai peta situasi di Masjidilharam maupun perhotelan jemaah haji di Makkah.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daker Madinah Adi Wicaksono menjelang keberangkatan 462 Petugas Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Arab Saudi daerah kerja Madinah, hari ini, Minggu (18/6/2023).
Dalam kesempatan itu, Adi, mengingatkan kembali tentang tanggung jawab para petugas Daker Madinah pada saat masya'ir di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
"Kita sebagai leading sector di Mina. Pada hari H pada saat setelah Arafah, melontar jumrah aqobah, di situ 80% jemaah tersasar ataupun tidak bisa pulang ke tendanya. Tugas kita semua ini yang ada di sini yang akan mengarahkan ke tendanya," ucapnya.
Adi meminta para petugas Daker Madinah mempelajari kembali peta tenda-tenda jemaah haji Indonesia Mina. Dengan begitu, ketika menangani jemaah tersasar, petugas dapat dengan sigap mengantarkan ke tenda tempat mereka bermalam.
Sebelum pelaksanaan puncak haji, kata Adi, petugas Daker Madinah tidak hanya berpangku tangan di Makkah. Mereka diperbantukan untuk melayani jemaah di Makkah.
Baca juga: Ingin Menjadi Haji Mabrur, Jemaah Diimbau Hindari Rafats, Fusuq, dan Jidal
"Saya ingatkan kembali, ke Makkah tugas kita adalah sama, membina, melayani, melindungi, bukan rekreasi, bukan melihat rekan-rekan Makkah melaksanakan tugas. Kita tetap melaksanakan tugas di Makkah," ucapnya.
Oleh sebab itu, para petugas Daker Madinah juga harus menguasai peta situasi di Masjidilharam maupun perhotelan jemaah haji di Makkah.
Lihat Juga :